Skip to main content

Berawal dari tidak mampu bayar pinjaman


Film yang diangkat dari sebuah game. Yang pernah penulis mainkan adalah versi PC, yaitu Underground dan Hot Pursuit (kalau tidak keliru ingat).

Bila dilihat di dalam versi film-nya ini, kebetulan ada versi dari Underground dan Hot Pursuit. Underground adalah balapan di tengah kota pada saat malam hari. Sedangkan Hot Pursuit di siang hari berbalapan sambil dikejar polisi.

Beberapa gaya balapan di versi game ditampilkan disini, hanya dulu penulis lebih suka memainkan game ini dengan view kamera di bemper depan, bukan view dari sisi driver. Tapi disini tidak ada view kamera dari sisi bemper.

Dari segi ceritanya, biasa saja. Tidak juga sederhana, harus sedikit ekstra fokus memperhatikan arah cerita karena konfliknya tidak sebatas "langsung" balapan tapi ada hiasan intrik yang berliku.

Gaya ceritanya kurang lebih seperti gaya tim Fast Furious. Ada leader, ada mekanik, ada porsi buat si joker.

Bagi penulis sendiri, mungkin bila posisi Tobey disini diisi oleh Jeremy Renner akan lebih asyik.

Yang menjadi nilai plus buat penulis adalah ada nama besar DreamWorks dan Walt Disney, lalu ada juga nama besar band maestro Linkin Park yang menyumbangkan lagu Roads Untravelled.

Pertanyaan dari film ini, apakah setelah menonton film ini akan menjadi tertarik memainkan game nya? Atau sebaliknya. yang pernah memainkan game Need For Speed bakal tertarik menonton film ini? Jawaban versi penulis, lebih menarik memainkan game-nya...

Need For Speed (2014) - 6/10

Popular posts from this blog

Cerita tentang film The Last Mohicans

Sajian klasik seeputar kisah pada jaman pra-modern. Mungkin karena faktor perbedaan jaman, film ini terasa kaku pada gaya battle -nya. Yang bisa Movielitas tangkap inti ceritanya adalah konflik antara Inggris Raya melawan Perancis yang terjadi di tanah Amerika. Konflik kerajaan tersebut disusupi oleh kepentingan balas dendam oleh suku Huron. Penampilan suku Huron ini mengingatkan penulis pada penampilan suku pedalaman di Apocalypto. Entah sama atau tidak, Movielitas juga kurang begitu memahami. Judul The Last Mohicans sendiri merujuk pada tiga orang suku Mohawk yang ikut terlibat di pertempuran antara Inggris dan Perancis, yang sejatinya lebih dikarenakan oleh kisah cinta pria-wanita lintas ras. Dari segi konflik, cukup bagus. Tidak datar dengan satu konflik saja. Hanya soal gaya battle yang sedikit kelihatan kaku. Ada satu yang memorable dari film ini yaitu theme song -nya yang easy listening dan megah. The Last Mohicans (1992) - 6/10