Skip to main content

Potret hidup pembunuh berantai


Film klasik yang mencengangkan. Dari sisi alur cerita dan akting memang terasa kental aroma klasik-nya, tapi paling tidak film ini berhasil mengangkat atmosfir bagaimana petualangan seorang Henry memburu korban-korbannya.

Menariknya, bila ditelusuri datanya, film ini berdasarkan kisah nyata dan memang benar ada karakter nyata-nya. Lewat akting Michael Rooker, paling tidak kita bisa meraba karakter Henry dan kerasnya dunia kehidupan seorang Henry di dunia nyata. Hidup dari ibu yang berprofesi sebagai wanita tuna susila dan pada saat melakukan aksi pembunuhan berseri-nya, Henry hidup bersama Otis yang juga memiliki kehidupan hitam.

Yang agak sedikit membuat bertanya-tanya adalah misteri di bagian ending-nya dimana tidak nampak adik wanita Otis yang sebelumnya lari bersama Henry usai membunuh Otis. Apakah ada di dalam tas yang dibuang di buang di pinggir jalan itu?

Henry : Portrait of Serial Killer (1986) - 6/10

Popular posts from this blog

Cerita tentang film The Last Mohicans

Sajian klasik seeputar kisah pada jaman pra-modern. Mungkin karena faktor perbedaan jaman, film ini terasa kaku pada gaya battle -nya. Yang bisa Movielitas tangkap inti ceritanya adalah konflik antara Inggris Raya melawan Perancis yang terjadi di tanah Amerika. Konflik kerajaan tersebut disusupi oleh kepentingan balas dendam oleh suku Huron. Penampilan suku Huron ini mengingatkan penulis pada penampilan suku pedalaman di Apocalypto. Entah sama atau tidak, Movielitas juga kurang begitu memahami. Judul The Last Mohicans sendiri merujuk pada tiga orang suku Mohawk yang ikut terlibat di pertempuran antara Inggris dan Perancis, yang sejatinya lebih dikarenakan oleh kisah cinta pria-wanita lintas ras. Dari segi konflik, cukup bagus. Tidak datar dengan satu konflik saja. Hanya soal gaya battle yang sedikit kelihatan kaku. Ada satu yang memorable dari film ini yaitu theme song -nya yang easy listening dan megah. The Last Mohicans (1992) - 6/10