Skip to main content

Cinta gila yang membabi-buta di tempat kerja


Sajian drama Korea yang berisikan kisah percintaan antara pria dan wanita yang sama-sama bekerja di sebuah bank.

Konfliknya seputar cinlok atau cinta lokasi kerja. Fokusnya pada sepasang tapi dikembangkan ke pasangan lain sebagai pemanis saja. Alur ceritanya mesra-bertengkar-mesra lagi-bertengkar lagi-mesra lagi.

Gaya ceritanya memakai gaya wawancara ala dokumenter, yang penulis sendiri tidak paham apa maksudnya...

Penulis jadi ingat atau flashback ke masa lalu, kalau menurut pengalaman penulis melakukan kekerasan atau perusakan properti kantor ataupun minimal membuat keributan, langsung SP level 3. Tapi, disini (notabene bahkan Bank level Internasional...) tidak ada sanksi apa-apa hingga (hanya) penurunan jabatan.

Keseluruhan, tidak ada yang istimewa dari drama Korea kali ini, biasa saja.

Very Ordinary Couple (2013) - 6/10

Popular posts from this blog

Cerita tentang film The Last Mohicans

Sajian klasik seeputar kisah pada jaman pra-modern. Mungkin karena faktor perbedaan jaman, film ini terasa kaku pada gaya battle -nya. Yang bisa Movielitas tangkap inti ceritanya adalah konflik antara Inggris Raya melawan Perancis yang terjadi di tanah Amerika. Konflik kerajaan tersebut disusupi oleh kepentingan balas dendam oleh suku Huron. Penampilan suku Huron ini mengingatkan penulis pada penampilan suku pedalaman di Apocalypto. Entah sama atau tidak, Movielitas juga kurang begitu memahami. Judul The Last Mohicans sendiri merujuk pada tiga orang suku Mohawk yang ikut terlibat di pertempuran antara Inggris dan Perancis, yang sejatinya lebih dikarenakan oleh kisah cinta pria-wanita lintas ras. Dari segi konflik, cukup bagus. Tidak datar dengan satu konflik saja. Hanya soal gaya battle yang sedikit kelihatan kaku. Ada satu yang memorable dari film ini yaitu theme song -nya yang easy listening dan megah. The Last Mohicans (1992) - 6/10