Welcome in the hell of the mess


Yang membuat "meloncati" serial Fast n Furious langsung ke seri lima ini adalah nama Dwayne Johnson. Raksasa pegulat ramah yang bermain komedi di Game Plan atau komedi laga Rundown atau juga dalam Faster membuat penulis "jatuh cinta" pada penampilan Dwayne.

Karakter akting Dwayne tak kalah dengan aktor yang murni di bidang perfilman. Dan berbagai akting telah dilakoni Dwayne termasuk gayanya sebagai raksasa petugas DEA yang tak pakai basa-basi disini.

Sebelumnya penulis sudah mendapatkan gambaran dasar tentang serial Fast n Furious ini. Seputar balap mobil. Namun disini tak ada aksi balapnya. Lebih ke permainan skill ber-mobil balap.

Yang berkesan disini adalah aksi laganya. Melengkapi sisi konfliknya yang boleh dibilang tak sederhana namun ringan dicerna. Dimulai dari momen aksi di kereta api, penulis merasakan hantaman aksi laganya cukup mantap. Seperti menegaskan satu konsep cerita, aksinya tidak setengah hati.

Yang kedua yang berkesan pastinya adalah pertemuan dua raksasa yaitu Vin Diesel dan Dwayne Johnson. Pertama bermusuhan, berikutnya bersalaman kompak.

Berikutnya, aksi menyeret kontainer besi. Luar biasa. Harus penulis akui, pada momen tersebut tak hanya kagum tapi juga takjub. Keren. Cool full. Terbesit pertanyaan dalam hati, benar terjadi atau sekedar trik komputerisasi? Pada siang hari, jam sibuk. Bagaimana membuat aksi seperti itu di tengah kota. Tak hanya mobil yang dihancurkan tapi juga tempat publik bahkan taman kota.

Ditambah lagi dengan pemandangan "neraka" aksi di jembatan Suramadu ala Brazil. Mobil-mobil berhamburan hancur di sana-sini tanpa jeda. Keren. Membuat takjub sekali lagi. Mantab.

Diantara aksi, ada selipan humor yang cukup menghibur. Ada drama keluarga. Konflik yang tidak dangkal. Ada musik hip hop yang memang pas untuk film ini. Yang kemudian semuanya diolah mencampur lebur menjadi satu hiburan menarik. Nice.

Film ini menegaskan untuk tidak perlu memikirkan cara membuat atau perlu berapa nol dana yang diperlukan, hanya just enjoy it. Dan dijamin tidak rugi. Puas.

Fast Five (2011) - 7/10