Skip to main content

Posts

Showing posts from 2021

Pesawat Kertas Dari Film India

Dulu dalam bayangan Movielitas film dari India itu memiliki ciri khas antara lain: durasi panjang (3jam an), banyak diselingi musik dan tari (musikal), koreografi aksi laganya sering kurang realistis, koreografi kisah cinta paling andalan adalah kejar-kejaran di area taman pepohonan, dan jalan ceritanya kurang cocok dengan selera Movielitas.      Lalu lama berselang, munculah film Slumdog Millionaire . Sebuah film India yang digarap oleh sutradara Danny Boyle. Di tangan Danny Boyle, ciri khas film India itu masih ada namun tentunya dicampur dengan gaya barat. Bagi Movielitas, tidak perlu waktu durasi lama untuk menyukai film ini. Gebrakan lagu O… Saya di awal pembukaan film sudah langsung mengena di telinga. Film ini merupakan film India pertama yang Movielitas tonton hingga tuntas. Film ini juga langsung menjadi film favorit. Alasannya, ide ceritanya menarik, alur ceritanya meskipun “maju-mundur” tapi tetap menarik diikuti hingga akhir, kisah cintanya tidak berlebihan, konfliknya me

Masih ada orang baik dalam game poker

Karena lelah bekerja sebagai pramusaji, Rachel Green berniat mencari peruntungan dengan melamar pekerjaan lain. Dari satu konflik itu, secara cerdas dikembangkan dengan kisah permainan poker sembari menunggu hasil lamaran pekerjaan. Dan, menurut Movielitas, semua karakter Friends mendapat spotlight yang berimbang. Bagi Movielitas, episode The One with All The Poker ini salah satu episode masterpiece serial Friends. Kocak cerdas komedinya dan konfliknya memorable.   The One With All The Poker

Ke-salah-an ataukah ke-benar-an?

Sengaja Movielitas memberi nama artikel postingan untuk film The Next Three Days dengan judul “ Mistake ”. Tidak lain karena Movielitas juga menyukai salah satu lagu pengiring cerita ( soundtrack ) dari film garapan sutradara Paul Haggis. Lagu soundtrack milik artis elektronik asal Amerika, Moby, berjudul Mistake. Yang kalau didengarkan menurut selera Movielitas cukup easy listening dan pas dengan adegan di film ini. Sepertinya juga lirik lagu ini juga se-“frekuensi” dengan cerita konflik yang dialami duet aktor-aktris Russell Crowe dan Elizabeth Banks. Seperti di ending film, penonton akan dibiarkan menentukan jawaban sendiri (menggantung), apakah konflik utama di film ini adalah sebuah “ke-salah-an” ataukah "ke-betul-an? Keren filmnya, keren lagunya.

Naik kereta api dengan 99 problems

Bicara soal film The Taking of Pelham 123 produksi tahun 2009, Movielitas punya catatan khusus seputar film remake satu ini. Yaitu film ini seperti memiliki "saudara kembar" dengan film Unstoppable produksi 2010. Keduanya sukses menjadi favorit Movielitas. Konflik film keduanya, memorable . Keren.  Kedua film ini merupakan hasil karya kerjasama apik antara sutradara Tony Scott dan aktor kawakan Denzel Washington. Tahun produksi nya beda tipis.Sama- sama memiliki konflik seputar Kereta Api. Dan opening nya, sama -sama (samar) memakai reverb bel kereta api. Berbicara soal opening, ada hal lain juga yang berkesan dengan opening film The Taking of Pelham 123. Khususnya di bidang soundtrack. Soundtrack pembukaan film duet Denzel-Travolta sukses menarik perhatian rasa penasaran Movielitas dengan hentakan beat yang keras dinamis.  Lagu opening yang dipakai film ini adalah lagu 99 Problems milik Jay Z. sebelumnya, Movielitas kurang begitu paham dengan aliran rap dari Jay Z ini. D