Skip to main content

Juice is worth the squeeze


Done. Film ini buat pria, wet wild wonderful fantasy. Buat wanita, maybe jealousy.

Fantasi. Yup, film ini memberikan fantasi bagi pria (khususnya yang jomblo), bahwa (bila saja) ada karakter wanita seperti Danielle bakal terlahirkan di dunia kita ini. Cantik. Mungil. Seksi. Kaya (setidaknya demikian karena profesinya...a porn star baby!). Baik. Manis. Rela menunggu. Punya mobil unyu-unyu. Dan, suka pria apa adanya (tidak kaya).

Dan, soal pria yang benar-benar lucky bastard adalah Matthew. Dia dicintai oleh seorang porn star yang tidak matre. Fantasy. Ya, fantasy. Karena justru di dunia ini yang ada adalah bukan porn star tapi matre-nya level dewa-dewi.

Plot ceritanya, biasa saja. Sebelum ada kisah tetangga cantik nan seksi ala Disturbia, justru ada film ini. Hanya saja berbeda konflik. Disini bukan tentang kriminalitas melainkan kisah seorang perjaka yang terkucilkan, tersendirikan, teracuhkan dari pergaulan yang gaul ala remaja-remaja atletis, kaya, dan tampan.

Plot cerita cinta disini diolah seperti American Pie, ada selipan komedi dan lagu-lagu alternatif yang rancak dinamis.

Keseluruhan, hiburan segar dan manis. Semanis Elisha Cuthbert. Elisahhh Cutebert...

The Girl Next Door (2004) - 6/10

Comments

Popular posts from this blog

Cerita tentang film The Last Mohicans

Sajian klasik seeputar kisah pada jaman pra-modern. Mungkin karena faktor perbedaan jaman, film ini terasa kaku pada gaya battle -nya. Yang bisa Movielitas tangkap inti ceritanya adalah konflik antara Inggris Raya melawan Perancis yang terjadi di tanah Amerika. Konflik kerajaan tersebut disusupi oleh kepentingan balas dendam oleh suku Huron. Penampilan suku Huron ini mengingatkan penulis pada penampilan suku pedalaman di Apocalypto. Entah sama atau tidak, Movielitas juga kurang begitu memahami. Judul The Last Mohicans sendiri merujuk pada tiga orang suku Mohawk yang ikut terlibat di pertempuran antara Inggris dan Perancis, yang sejatinya lebih dikarenakan oleh kisah cinta pria-wanita lintas ras. Dari segi konflik, cukup bagus. Tidak datar dengan satu konflik saja. Hanya soal gaya battle yang sedikit kelihatan kaku. Ada satu yang memorable dari film ini yaitu theme song -nya yang easy listening dan megah. The Last Mohicans (1992) - 6/10