Skip to main content

Christmassy fantasy


Penulis suka film ini. Dalam sekali menonton langsung "dapat" tak perlu mencerna hingga berkali-kali menyimak. Ramah dan menakjubkan dari sisi animasi. Lagu-lagunya juga enak dinikmati.

Pesan moral film ini menurut penulis adalah tentang semangat Natal untuk berbuat baik kepada siapapun. Terlepas apakah memang Sinterklas itu ada atau tak ada, namun kisah Sinterklas yang berbagi hadiah di malam Natal adalah semangat positif yang bisa diterapkan tak hanya di hari Natal saja.

Animasi. Berbicara animasi di film ini memang sangat menakjubkan. Terlihat sekali animasi dibuat dengan detail yang hampir sempurna. Paling suka adalah adegan "meluncur" seperti roller coaster karena adegan moment meluncur tersebut berhasil menarik seolah ikut "meluncur".

The Polar Express (2004) - 7/10

Popular posts from this blog

Cerita tentang film The Last Mohicans

Sajian klasik seeputar kisah pada jaman pra-modern. Mungkin karena faktor perbedaan jaman, film ini terasa kaku pada gaya battle -nya. Yang bisa Movielitas tangkap inti ceritanya adalah konflik antara Inggris Raya melawan Perancis yang terjadi di tanah Amerika. Konflik kerajaan tersebut disusupi oleh kepentingan balas dendam oleh suku Huron. Penampilan suku Huron ini mengingatkan penulis pada penampilan suku pedalaman di Apocalypto. Entah sama atau tidak, Movielitas juga kurang begitu memahami. Judul The Last Mohicans sendiri merujuk pada tiga orang suku Mohawk yang ikut terlibat di pertempuran antara Inggris dan Perancis, yang sejatinya lebih dikarenakan oleh kisah cinta pria-wanita lintas ras. Dari segi konflik, cukup bagus. Tidak datar dengan satu konflik saja. Hanya soal gaya battle yang sedikit kelihatan kaku. Ada satu yang memorable dari film ini yaitu theme song -nya yang easy listening dan megah. The Last Mohicans (1992) - 6/10