Skip to main content

Tragedi Di Mata Korban

Berbicara mengenai 11 September 2001 silam, maka akan banyak sekali versi. Pro kontra. Bila mencari di Google atau Youtube, maka akan ada banyak tampilan hasil pencarian.

Sampai saat ini (entah besok), penulis merasa dokumenter ini merupakan yang terbaik. Karena film dokumenter yang dibuat oleh 2 bersaudara ini, Jules dan Gedeon, merupakan dokumentasi yang "netral". Tidak ada sentimen tertentu kepada pihak manapun atau juga tidak ada vonis atau menghakimi siapa yang salah dalam tragedi tersebut. Hanya menampilkan tragedi apa yang terlihat dari sudut orang-orang yang tidak mengerti apa yang terjadi. Bahkan salah satu dari pembuat film ini juga berhasil mendokumentasikan kejadian apa di dalam menara kembar WTC pada saat itu.

9/11 (2002) - 8/10

Popular posts from this blog

Cerita tentang film The Last Mohicans

Sajian klasik seeputar kisah pada jaman pra-modern. Mungkin karena faktor perbedaan jaman, film ini terasa kaku pada gaya battle -nya. Yang bisa Movielitas tangkap inti ceritanya adalah konflik antara Inggris Raya melawan Perancis yang terjadi di tanah Amerika. Konflik kerajaan tersebut disusupi oleh kepentingan balas dendam oleh suku Huron. Penampilan suku Huron ini mengingatkan penulis pada penampilan suku pedalaman di Apocalypto. Entah sama atau tidak, Movielitas juga kurang begitu memahami. Judul The Last Mohicans sendiri merujuk pada tiga orang suku Mohawk yang ikut terlibat di pertempuran antara Inggris dan Perancis, yang sejatinya lebih dikarenakan oleh kisah cinta pria-wanita lintas ras. Dari segi konflik, cukup bagus. Tidak datar dengan satu konflik saja. Hanya soal gaya battle yang sedikit kelihatan kaku. Ada satu yang memorable dari film ini yaitu theme song -nya yang easy listening dan megah. The Last Mohicans (1992) - 6/10