Skip to main content

Tonight ... We Are Young

Kalau ada film yang dibuat dengan tag "based on true story" mungkin sudah biasa. Namun film kali ini berbeda dari yang biasa (dengan catatan) apabila benar yang diberitakan oleh media, bahwa film ini justru mengilhami atau menginspirasi kejadian nyata.

Berkisah sederhana saja tentang seorang Thomas, remaja yang statusnya biasa saja di lingkungan sekolah, ingin merayakan ulang tahunnya ke 17 bersama sahabat dan rekannya. Awalnya rencana diadakan pesta kecil sederhana dengan target puluhan siswa sekolah. Namun, dengan gaya marketing ala rekannya Oscar, perhelatan ulang tahun Thomas menjadi heboh, super massive clubber, dan super chaos. Luar biasa.

Dengan tema clubbing, film yang disutradarai oleh sutradara yang terhitung anyar, Nima Nourizadeh, tentu saja menampilkan sederet musik sarat dubsteb-techno dari meja DJ. Namun, justru penulis merasa seharusnya grup Fun dengan musik We Are Young nya cocok masuk ke dalam soundtrack set film ini.



Project X (2012) - 8/10

Popular posts from this blog

Cerita tentang film The Last Mohicans

Sajian klasik seeputar kisah pada jaman pra-modern. Mungkin karena faktor perbedaan jaman, film ini terasa kaku pada gaya battle -nya. Yang bisa Movielitas tangkap inti ceritanya adalah konflik antara Inggris Raya melawan Perancis yang terjadi di tanah Amerika. Konflik kerajaan tersebut disusupi oleh kepentingan balas dendam oleh suku Huron. Penampilan suku Huron ini mengingatkan penulis pada penampilan suku pedalaman di Apocalypto. Entah sama atau tidak, Movielitas juga kurang begitu memahami. Judul The Last Mohicans sendiri merujuk pada tiga orang suku Mohawk yang ikut terlibat di pertempuran antara Inggris dan Perancis, yang sejatinya lebih dikarenakan oleh kisah cinta pria-wanita lintas ras. Dari segi konflik, cukup bagus. Tidak datar dengan satu konflik saja. Hanya soal gaya battle yang sedikit kelihatan kaku. Ada satu yang memorable dari film ini yaitu theme song -nya yang easy listening dan megah. The Last Mohicans (1992) - 6/10