Skip to main content

Dulu...

Berawal dari sebuah PC pribadi baru penulis pada tahun 2003 setelah menyelesaikan studi D3, penulis mulai menggemari kegiatan menonton film. Dulu, kegiatan menonton film hanya sebatas pada menyewa (rental) VCD. Dan, terbatasnya pengetahuan serta alat, kegiatan itu hanya berputar pada kegiatan sewa menyewa saja. Kini, hoby menonton film penulis telah menjadi kegiatan rutin setiap hari. Dan setiap hari pula, selalu ada yang diputar di PC lawas ini. Melalui media ini, penulis ingin membagi pengamatan bukan untuk menilai absolut hanya sebatas share tentang film. Semoga bermanfaat.



Salam moviemania.

Comments

Popular posts from this blog

Cerita tentang film The Last Mohicans

Sajian klasik seeputar kisah pada jaman pra-modern. Mungkin karena faktor perbedaan jaman, film ini terasa kaku pada gaya battle -nya. Yang bisa Movielitas tangkap inti ceritanya adalah konflik antara Inggris Raya melawan Perancis yang terjadi di tanah Amerika. Konflik kerajaan tersebut disusupi oleh kepentingan balas dendam oleh suku Huron. Penampilan suku Huron ini mengingatkan penulis pada penampilan suku pedalaman di Apocalypto. Entah sama atau tidak, Movielitas juga kurang begitu memahami. Judul The Last Mohicans sendiri merujuk pada tiga orang suku Mohawk yang ikut terlibat di pertempuran antara Inggris dan Perancis, yang sejatinya lebih dikarenakan oleh kisah cinta pria-wanita lintas ras. Dari segi konflik, cukup bagus. Tidak datar dengan satu konflik saja. Hanya soal gaya battle yang sedikit kelihatan kaku. Ada satu yang memorable dari film ini yaitu theme song -nya yang easy listening dan megah. The Last Mohicans (1992) - 6/10