Diawali dari sebuah kursi...


Di Jepang ada Ju-On, di Hollywood lahir Juno. Keduanya sama bagusnya. Tapi beda genre.

Karena kenormalan bukan gaya Juno dan Bleek.

Temanya serius. Hamil di luar nikah. Dan dialami gadis belia belasan tahun. Tapi gaya drama ceritanya dibuat sesantai mungkin. Cerah warna warni. Lawan arus.

Komedinya, biasanya jatuh cinta dulu baru hamil, namun disini secara kreatif, dengan background selang seling musik ringan didengar, dibalik. Hamil duluan baru jatuh cinta.

Di dunia nyata, mungkin tema hamil bisa jadi teriakan histeria, tangisan dewa dewi, bunuh diri, kelam sendu. Tapi disini, diceritakan dengan santai tanpa ledakan tangis histeris. Ringan. Mudah dicerna di saat santai.

Yang menarik dari film ini lainnya adalah Ellen Page. Fashion-nya santai. Mau dibuat dandanan seperti apa memang manis imut. Punya Hamburger phone yang lucu dan keren.

Film ini penulis rasa hanya hiburan bukan panutan. Terutama bagi jiwa labil yang gemar meniru agar diberi label sedikit-sedikit bilang keren badai, kece parah, gaooolll abisss bla bla bla bbluuarrhkh

Pesan moral film ini, jangan bermain api. Jangan aborsi.

Juno (2007) - 7/10