Skip to main content

Harga saham sandera


Penulis (lagi-lagi) suka dengan karya Tony Scott ini. Senada dengan Unstoppable, disini memakai gaya background one day story. Still make it simple. Bila di Unstoppable lebih bernuansa drama, maka disini lebih garang. Crime Story. Dentuman suara Jay-Z mengantarkan gaya dingin John Travolta menuju stasiun kereta bawah tanah.

Lagi-lagi duet maut berkualitas ditunjukkan oleh Denzel W. dan Tony Scott. Sinematografinya dengan pengambilan sudut-sudut gambar dengan frame dinamis slow-mo membuat film ini bertenaga dan kuat. Perang akting 2 nama besar Denzel-Travolta terasa mulai memanas ketika Walter Garber beradu dalam radio komunikasi dengan Ryder. Two Thumbs.

Jalan ceritanya sebenarnya sederhana. 10 juta US Dollar dalam waktu 60 Menit. Diurai lebih dalam dengan konflik background dan kedalaman cerita yang menarik. Tidak mentah pada hanya persoalan sandera tapi juga ada bumbu drama konflik background yang semakin ke dalam semakin melebar.

Taking Pelham 123 (2009) - 7/10

Popular posts from this blog

Cerita tentang film The Last Mohicans

Sajian klasik seeputar kisah pada jaman pra-modern. Mungkin karena faktor perbedaan jaman, film ini terasa kaku pada gaya battle -nya. Yang bisa Movielitas tangkap inti ceritanya adalah konflik antara Inggris Raya melawan Perancis yang terjadi di tanah Amerika. Konflik kerajaan tersebut disusupi oleh kepentingan balas dendam oleh suku Huron. Penampilan suku Huron ini mengingatkan penulis pada penampilan suku pedalaman di Apocalypto. Entah sama atau tidak, Movielitas juga kurang begitu memahami. Judul The Last Mohicans sendiri merujuk pada tiga orang suku Mohawk yang ikut terlibat di pertempuran antara Inggris dan Perancis, yang sejatinya lebih dikarenakan oleh kisah cinta pria-wanita lintas ras. Dari segi konflik, cukup bagus. Tidak datar dengan satu konflik saja. Hanya soal gaya battle yang sedikit kelihatan kaku. Ada satu yang memorable dari film ini yaitu theme song -nya yang easy listening dan megah. The Last Mohicans (1992) - 6/10