Skip to main content

Rahasia dibalik janji romantis mengantar wawancara kerja


Jasik. Dulu, kayaknya pernah nonton film judulnya Hit And Run, dan filmnya horor thriller. Penulis mengira film ini juga bakal beraroma sama. Tapi, ternyata salah sangat besar.

Di awal film, dengan gaya cerita adegan dialog cukup lama, romantisme antara pria tinggi bertato dan wanita cantik seksi, nuansa film thriller tidak terasa sama sekali. Lagu background juga "ramah" apalagi lagu Sweet Emotion-nya Aerosmith. Belum lagi, beberapa adegan kocak juga ditampilkan menambah suasana film terasa drama romantis komedi, bukan seperti yang pernah penulis tonton dulu yang berdarah-darah.

Kemudian muncul nama Yul Perkins, seorang mantan penjahat yang sedang dalam masa witness protection. Harapan akan film thriller, muncul kembali. Tak lama, semua menjadi jelas....tak bisa dibantah.

Bradley Cooper!! Fix. Film ini komedi. Bradley Cooper lagi-lagi muncul dengan gaya yang "baru" yang menakjubkan. Memakai gaya rambut gimbal dan badannya "disumpal" terlihat agak gemuk. Luar biasa. Dan, gaya akting Cooper, meski tema sebenarnya serius, yaitu tentang perampok bank yang minta bagian, tapi tetap saja kocak. Two thumbs.

Berikutnya, the star one, adalah sang sutradara yang sekaligus ikut bermain, Dex Shepard. Potongan fisiknya lumayan sangar. Apalagi dengan tato-nya. Tapi ternyata merupakan karakter yang sangat pretty good boy -yang kalau sudah jatuh cinta menjadi sangat penurut-. Bertampang serius namun kocak. Apalagi dengan wierd angle-nya soal sodomi yang dialami karakter Alex Dimitri....

Pelengkap komedi lainnya ada di karakter polisi super emosi, Randy. Dan sheriff penggiat aplikasi Pouncer, Terry.

Plot ceritanya ringan saja. Mudah dicerna. Temanya serius tapi dengan gaya yang sangat ringan dan yang pasti kocak. Lumayan menghibur.

#ternyata di belakang layar, karakter Yul Perkins dan Annie Bean juga merupakan pasangan suami-istri...

Hit & Run (2012) - 7/10

Popular posts from this blog

Cerita tentang film The Last Mohicans

Sajian klasik seeputar kisah pada jaman pra-modern. Mungkin karena faktor perbedaan jaman, film ini terasa kaku pada gaya battle -nya. Yang bisa Movielitas tangkap inti ceritanya adalah konflik antara Inggris Raya melawan Perancis yang terjadi di tanah Amerika. Konflik kerajaan tersebut disusupi oleh kepentingan balas dendam oleh suku Huron. Penampilan suku Huron ini mengingatkan penulis pada penampilan suku pedalaman di Apocalypto. Entah sama atau tidak, Movielitas juga kurang begitu memahami. Judul The Last Mohicans sendiri merujuk pada tiga orang suku Mohawk yang ikut terlibat di pertempuran antara Inggris dan Perancis, yang sejatinya lebih dikarenakan oleh kisah cinta pria-wanita lintas ras. Dari segi konflik, cukup bagus. Tidak datar dengan satu konflik saja. Hanya soal gaya battle yang sedikit kelihatan kaku. Ada satu yang memorable dari film ini yaitu theme song -nya yang easy listening dan megah. The Last Mohicans (1992) - 6/10