Skip to main content

Persimpangan hati usai bercinta


18++!!

Sajian film drama-eksotis dari Chile.

Unik. Kreatif. Dan dalam.

Umumnya, bercinta akan tiba waktunya usai ada cinta. Tapi disini terbalik, semua terjadi usai mereka bercinta.

Bahasa keren situasi di dalam film ini adalah One Night Stand. Atau yang diterjemahkan sebagai percintaan dalam waktu semalam.

Uniknya adalah sepanjang film, hanya ada 2 karakter. 2 pemain saja. Yaitu Bruno dan Daniella. Lokasi cerita hanya satu, yaitu di kamar motel. That's it.

Plot ceritanya tentu saja mudah. Bercinta-ngobrol-bercinta-mandi-ngobrol-adu argumen-bercinta-ngobrol...That's it. Simple.

Menariknya tentu saja meski hanya berisi dua pemain lalu tempatnya lebih dominan di atas ranjang, tidak membuat film ini menjadi film adult umum yang hanya berisi adegan intim. Ada konflik di dalam moment usai "pertarungan sengit" antara Bruno dan Daniella. Juga, meski hanya sekedar mengobrol bertukar identitas dan latar belakang, olahan film ini ternyata tidak membosankan.

Keseluruhan, penulis suka tema dan gaya film ini. Tidak perlu banyak gaya cerita untuk menyajikan love story. Tidak perlu adegan-adegan pemanis. Tidak perlu suasana ekslusifitas untuk drama percintaan terlarang.

Simple. Hot. Ada drama good and bad mood. Tak banyak gaya. Just one night stand. Make love and talking. Tidak membosankan dengan kesederhanaan plot ceritanya. Nice.

En La Cama (2005) - 7/10

Popular posts from this blog

Cerita tentang film The Last Mohicans

Sajian klasik seeputar kisah pada jaman pra-modern. Mungkin karena faktor perbedaan jaman, film ini terasa kaku pada gaya battle -nya. Yang bisa Movielitas tangkap inti ceritanya adalah konflik antara Inggris Raya melawan Perancis yang terjadi di tanah Amerika. Konflik kerajaan tersebut disusupi oleh kepentingan balas dendam oleh suku Huron. Penampilan suku Huron ini mengingatkan penulis pada penampilan suku pedalaman di Apocalypto. Entah sama atau tidak, Movielitas juga kurang begitu memahami. Judul The Last Mohicans sendiri merujuk pada tiga orang suku Mohawk yang ikut terlibat di pertempuran antara Inggris dan Perancis, yang sejatinya lebih dikarenakan oleh kisah cinta pria-wanita lintas ras. Dari segi konflik, cukup bagus. Tidak datar dengan satu konflik saja. Hanya soal gaya battle yang sedikit kelihatan kaku. Ada satu yang memorable dari film ini yaitu theme song -nya yang easy listening dan megah. The Last Mohicans (1992) - 6/10