Skip to main content

Pierre dan cinta segitanya


Kata narasumber yang enath bisa dipercaya atau tidak, ukuran film yang termasuk kategori “kurang” menarik bagi selera orang yang berbeda-beda adalah bisa menjadi obat tidur. Movielitas sendiri mempercayai fakta tersebut. Sering Movielitas memutar ulang film favorit, bahkan sampai tidak ditonton pun biasanya tidak bakal tertidur di tengah-tengah putaran film.

Kali ini ada suguhan dari negara Perancis. Sejauh yang bisa Movielitas pahami adalah berkisah tentang seorang lelaki beruntung bernama Pierre. Beruntung karena, muda tampan, kaya raya, tinggal di rumah model istana megah, dan memiliki kekasih cantik. Diceritakan bahwa Pierre ini akan melangsungkan pernikahan dengan kekasih nya. Namun, sebelum acara pernikahan berlangsung, Pierre malah dipertemukan dengan seorang wanita misterius, yang ternyata mengaku sebagai saudara kandung.

Namanya cerita, fantasi seseorang bisa saja menjadi tinggi bahkan akan sulit dipahami pada titik tertentu. Sama juga di film ini. Sepanjang durasi awal, Movielitas masih bisa memahami jalan ceritanya. Namun, bergitu masuk lebih dalam dan dalam lagi, Movielitas sudah kehilangan arah mengikuti arti cerita karakter Pierre ini. Fantasisasi pertemuan antara pria kaya raya dengan wanita miskin kemudian terjalin hubungan hingga layaknya suami-istri, benar-benar akan sulit “diterima” di kondisi saat ini. Karena tidak mungkin begitu mudahnya sebuah cinta pria kaya raya dengan wanita tuna wisma (cantik sih…)  bisa terjadi dengan sangat instan.

Hal lain yang membuat Movielitas semakin kehilangan kendali mengikuti jalan cerita film ini adalah mengkap dialog serta alur jalan cerita yang kurang pas dengan selera Movielitas. Alhasil, Movielitas kurang begitu memahami, lebih tepatnya kurang begitu ingat, ending kisah film ini.

Overall, warning adult 18+. Ada beberapa adegan yang kurang cocok dikonsumsi oleh jiwa labil melihat adegan dewasa. Cuma beberapa dan tidak makan durasi banyak, jangan berharap sebanyak film Q.

Pola X (1999) - 4/10

Popular posts from this blog

Cerita tentang film The Last Mohicans

Sajian klasik seeputar kisah pada jaman pra-modern. Mungkin karena faktor perbedaan jaman, film ini terasa kaku pada gaya battle -nya. Yang bisa Movielitas tangkap inti ceritanya adalah konflik antara Inggris Raya melawan Perancis yang terjadi di tanah Amerika. Konflik kerajaan tersebut disusupi oleh kepentingan balas dendam oleh suku Huron. Penampilan suku Huron ini mengingatkan penulis pada penampilan suku pedalaman di Apocalypto. Entah sama atau tidak, Movielitas juga kurang begitu memahami. Judul The Last Mohicans sendiri merujuk pada tiga orang suku Mohawk yang ikut terlibat di pertempuran antara Inggris dan Perancis, yang sejatinya lebih dikarenakan oleh kisah cinta pria-wanita lintas ras. Dari segi konflik, cukup bagus. Tidak datar dengan satu konflik saja. Hanya soal gaya battle yang sedikit kelihatan kaku. Ada satu yang memorable dari film ini yaitu theme song -nya yang easy listening dan megah. The Last Mohicans (1992) - 6/10