Skip to main content

In The Blood (2016)

Yang satu ini memang benar-benar drama banget. Kebangetan dramanya. Konflik utama dalam film ini sangat kalem sekali. Tidak meledak-ledak. Dan, bagi Movielitas, drama film ini terasa datar hambar saja.

Sebenarnya film ini menceritakan realita. Movielitas pernah berada di posisi Simon, sang karakter utama dalam film garapan sutradara Rasmus Heisterberg ini. Menceritakan seorang Simon sebagai mahasiswa kedokteran. Memiliki serta hidup di sebuah apartemen bersama ketiga kawannya. Mabuk, merokok, mencuri, dan bercinta seks menjadi gaya hidup.  Dan, pada satu titik ada batas khilaf.

Overall, drama remaja yang bisa jadi kaca refleksi bagi yang pernah “nakal” seperti karakter utama di dalamnya. Secara drama, bukan selera Movielitas.

In The Blood (2016) - 5/10

Popular posts from this blog

Cerita tentang film The Last Mohicans

Sajian klasik seeputar kisah pada jaman pra-modern. Mungkin karena faktor perbedaan jaman, film ini terasa kaku pada gaya battle -nya. Yang bisa Movielitas tangkap inti ceritanya adalah konflik antara Inggris Raya melawan Perancis yang terjadi di tanah Amerika. Konflik kerajaan tersebut disusupi oleh kepentingan balas dendam oleh suku Huron. Penampilan suku Huron ini mengingatkan penulis pada penampilan suku pedalaman di Apocalypto. Entah sama atau tidak, Movielitas juga kurang begitu memahami. Judul The Last Mohicans sendiri merujuk pada tiga orang suku Mohawk yang ikut terlibat di pertempuran antara Inggris dan Perancis, yang sejatinya lebih dikarenakan oleh kisah cinta pria-wanita lintas ras. Dari segi konflik, cukup bagus. Tidak datar dengan satu konflik saja. Hanya soal gaya battle yang sedikit kelihatan kaku. Ada satu yang memorable dari film ini yaitu theme song -nya yang easy listening dan megah. The Last Mohicans (1992) - 6/10