Skip to main content

Battle Of The Year for Beat boys


Sebuah film dokumenter seputar bagian dari budaya hip-hop yaitu breakdance. Sebelum era tari modern saat ini, pernah ada fenomena yang “mewabah” hampir ke seluruh dunia yaitu breakdance. Menurut Movielitas, breakdance sendiri adalah sebuah seni tari era 90an dengan pasangan beat / irama musik disco/hip hop di era itu. Ambil contoh beat dari lagu milik grup Snap! dengan The Power, atau juga CC Music Factory dengan hits Everybody Dance Now, atau juga gaya beat rap milik 2LiveCrew juga Run DMC. Dimana breakdance ini memerlukan factor kelenturan, kecepatan, kekuatan otot kepala-lengan-perut, dan keseimbangan.

Film dokumenter ini mengangkat kisah seputar turnamen breakdance  disebut Battle Of The Year di tahun 2005. Dimana turnamen BOTY saat itu menyaring grup breakdance dari beberapa negara dari benua Asia, Eropa, hingga Amerika untuk kemudian dipertemukan di arena breakdance internasional di Jerman.  Fokus cerita secara bergantian ada pada sudut pandang sisi penggiat breakdance (peserta turnamen dengan berbagai macam latar belakang motivasi serta budaya negara berbeda ) juga dari sudut pandang para pelaku di industri hip-hop yang masing-masing percaya bahwa kultur budaya breakdance ini bukan saja seni tapi juga bisa menghasilkan pundi-pundi ekonomis.

Karena Movielitas bukan penggemar ataupun penikmat berat kultur tarian ini, jadi film dokumenter  terasa biasa saja. Sekedar menambah pengetahuan saja. Tapi pastinya film dokumenter ini bisa jadi referensi bagus bagi para penggiat dunia dance, penikmat era breakdance, atau pemerhati kultur hip hop. 

Planet B-Boy (2007) - 6/10

Popular posts from this blog

Cerita tentang film The Last Mohicans

Sajian klasik seeputar kisah pada jaman pra-modern. Mungkin karena faktor perbedaan jaman, film ini terasa kaku pada gaya battle -nya. Yang bisa Movielitas tangkap inti ceritanya adalah konflik antara Inggris Raya melawan Perancis yang terjadi di tanah Amerika. Konflik kerajaan tersebut disusupi oleh kepentingan balas dendam oleh suku Huron. Penampilan suku Huron ini mengingatkan penulis pada penampilan suku pedalaman di Apocalypto. Entah sama atau tidak, Movielitas juga kurang begitu memahami. Judul The Last Mohicans sendiri merujuk pada tiga orang suku Mohawk yang ikut terlibat di pertempuran antara Inggris dan Perancis, yang sejatinya lebih dikarenakan oleh kisah cinta pria-wanita lintas ras. Dari segi konflik, cukup bagus. Tidak datar dengan satu konflik saja. Hanya soal gaya battle yang sedikit kelihatan kaku. Ada satu yang memorable dari film ini yaitu theme song -nya yang easy listening dan megah. The Last Mohicans (1992) - 6/10