Pelajaran mengapa nama Achilles dikenang


Film ini merupakan film bersejarah buat penulis. Awalnya dulu penulis boleh dikatakan anti film bergenre seperti disini. Tema klasik - kolosal - kerajaan. Penulis kurang begitu meminati jalan cerita film seperti itu. Tapi, kali ini penulis nekat mengambil kotak film bergambar Brad Pitt ini.

Yang pertama menjadi alasan adalah Pitt. Nama besarnya membuat berani mengambil resiko menyimak film bertema kerajaan jaman dahulu. Dan, hasilnya...hampir sempurna. Luar biasa.

Begitu opening penulis langsung mendapatkan kesan istimewa di film garapan Wolfgang Petersen ini. Epik. Kolosalnya bagus. Terlihat dekat nyata dan halus menyertakan ribuan "figuran".

Yang kedua, musik score-nya. Film ini dihiasi banyak music score yang pas dan menarik. Namun, yang paling berkesan dalam adalah score dengan angelic voices atau space singer atau apalah artinya. Pokoknya Tanja Carovska. Banyak ditemui di televisi juga ternyata terutama untuk momen-momen berita tragedi.

Ketiga, banyak sebaran dialog yang memiliki makna dalam untuk direnungkan. Begitu pula dengan kisahnya sendiri.

Untuk kisahnya, bagi penulis cukup bagus. Dan, entah sama atau dramatisasi, yang pasti di sini diceritakan bahwa perang sejarah Sparta dan Troya terjadi hanya karena gara-gara seorang wanita, Helen, disamping "kerakusan" raja Sparta saat itu.

Konfliknya tak hanya soal cinta terlarang seorang wanita saja yang mengakibatkan ribuan orang bertaruh nyawa. Akan tetapi dipecahkan ke dalam beberapa konflik lagi yaitu perseteruan antara kerajaan Myrmidon di bawah perintah Achilles dengan kerjaan induknya yaitu Sparta-Yunani. Dan setiap ekor konflik di belakang konflik utama masih tetap terjaga dengan irama menarik dan enak disimak.

Keseluruhan, film ini lebih besar porsinya bercerita tentang seorang Achilles. Raja Myrmidons yang dinaungi oleh dewa sekaligus berjiwa singa yang tajam dan tak mengenal takut. Hanya saja, bagi penulis, klimaks alur cerita film ini terdapat pada saat momen Achilles mendatangi tembok Troya untuk menantang duel satu lawan satu dengan Hector. Setelah momen "singa lawan manusia" itu, sepertinya tensi cerita menjadi lunak dan biasa.

Terakhir, kembali film ini menyuguhkan momen berkesan lewat suara berat Josh Groban yang dengan megahnya membawakan lagu Remember Me.

Sebuah film yang menarik, penuh pelajaran yang bisa dipetik bila kita mau merenungkan jalan ceritanya. Pelajaran seperti apa? Di posting opini berikut ini.

Troy (2004) - 9/10