Skip to main content

Masa Kontrak Untuk Bertempur

Sebuah film drama perang konflik kepentingan di Timur Tengah era 2000an karya sutradara Kimberly Pierce. Versi Movielitas, film ini mengingatkan gaya film yang lebih modern yaitu American Sniper.

Plot ceritanya berfokus pada seputar traumatis yang dialami oleh pasukan Amerika pasca ditugaskan ke medan perang tanpa mengerti apa yang diperangi.

Jika memakai perbandingan American Sniper, di film ini eksekusi plot cerita ke urutan jalan cerita, menurut Movielitas seperti kaku. Konflik yang diangkat terasa hambar dan datar.

Overall, konflik yang diangkat sebenarnya cukup menarik. Hanya saja, untuk jalan cerita-nya kurang begitu masuk dengan selera Movielitas.

Stop Loss (2008) – 6/10

Popular posts from this blog

Cerita tentang film The Last Mohicans

Sajian klasik seeputar kisah pada jaman pra-modern. Mungkin karena faktor perbedaan jaman, film ini terasa kaku pada gaya battle -nya. Yang bisa Movielitas tangkap inti ceritanya adalah konflik antara Inggris Raya melawan Perancis yang terjadi di tanah Amerika. Konflik kerajaan tersebut disusupi oleh kepentingan balas dendam oleh suku Huron. Penampilan suku Huron ini mengingatkan penulis pada penampilan suku pedalaman di Apocalypto. Entah sama atau tidak, Movielitas juga kurang begitu memahami. Judul The Last Mohicans sendiri merujuk pada tiga orang suku Mohawk yang ikut terlibat di pertempuran antara Inggris dan Perancis, yang sejatinya lebih dikarenakan oleh kisah cinta pria-wanita lintas ras. Dari segi konflik, cukup bagus. Tidak datar dengan satu konflik saja. Hanya soal gaya battle yang sedikit kelihatan kaku. Ada satu yang memorable dari film ini yaitu theme song -nya yang easy listening dan megah. The Last Mohicans (1992) - 6/10