Perjalanan dybbuk mencari jiwa persinggahan baru


Pengalaman dari film ini, ada beberapa nama yang setidaknya familiar bagi penulis. Di belakang layarnya ada nama Michael Bay.

Lalu pendukungnya ada Gary Oldman yang bermain dingin di JFK, Carla Gugino yang penulis tahu menjadi pemandu museum bersama Ben Stiller, lalu ada Cam Gigandet yang sebenarnya dari nama kurang kenal namun "sayangnya" beberapa kali terakhir mendapatkan film yang didukung Cam, Never Back Down, The Roomate, dan ada juga Trespass.

Namun, sederet nama besar tersebut sepertinya tak begitu maksimal menjamin film ini menjadi menarik. Alur ceritanya biasa dari konflik kecil kemudian menjadi besar tanpa percabangan cerita. Kejutan kecil hanya di bagian menebak kembaran saja, setidaknya bagi penulis bisa mengecoh dugaan menebak karakter yang menjadi bermasalah.

Konfliknya memang seputar horor. Namun sayangnya horor yang ditampilkan ternyata biasa saja. Tak ada yang istimewa. Gaya sorotan mata tajam bocah Barto disini mengingatkan gaya horor bocah seperti Whisper atau Godsend. Disini pola laku sang bocah terasa umum.

Horornya sendiri sekonsep dengan bahasa film Sam Riami yaitu The Possession dimana di film tersebut medianya adalah sebuah kotak dari pasar obral. Disini horornya mengandalkan standar horor dengan make-up, minimalis cahaya pas kemunculannya, dan teknologi visual. Masih terbilang umum.

The Unborn (2009) - 5/10