Naluri ibu yang mengubah kota


Ini adalah film kedua yang penulis kagumi dari seorang Angelina Jolie. Gaya karakter Angelina Jolie disini kurang lebih mirip dengan gaya di A Mighty Heart. Berbesar hati di kala kehilangan. Namun, disini tidak se-emosional di Mighty Heart.

Ada lagi yang hebat selain Angelina Jolie disini adalah Clint Eastwood. Ini adalah sekian banyak film yang beruntung disutradarai sekelas Eastwood. Usia mungkin boleh dikatakan tua, namun karyanya benar-benar luar biasa.

Penulis terkesan dengan perubahan Jolie. Salah satu yang penulis ambil sebagai contoh adalah Jolie di Salt yang tangkas, seksi, berdarah dingin, dan jagoan. Di tangan Eastwood, penampilan Jolie "disulap" menjadi seorang ibu single parent yang sama sekali tidak "seksi" bahkan terlihat "tua". Kalem dan "lemah". Namun, di tangan Jolie dan Eastwood, karakter ibu Collins ini benar-benar luar biasa dapat dirasakan emosinya ketika terpaksa menerima kembali "Walter Collins". Luar biasa.

Alur cerita film ini berjalan dinamis dan enak sekali dinikmati. Drama, pelan, sendu, syahdu, dan emosional. Konfliknya tak hanya satu namun mampu dirangkai dengan apik. Masalah hilangnya seorang anak, ditemukan dengan kepentingan pencitraan, dibenturkan oleh kekuatan birokrasi dan pejabat kepolisian, lalu dibalikkan dengan konflik seluruh kota menggulingkan kepolisian yang saat itu di cap sebagai a shame of the city.

Tak berhenti disitu, konflik berikutnya adalah konflik kecil yaitu "harapan". Twist manis. Disini terkandung pesan moral yang sangat manis yang mungkin dapat dijadikan bahan renungan. Bahwa naluri keibuan adalah tajam, mungkin ini pesan secara luas untuk menghormati ibunda. Kedua, memaafkan. Disinilah letak "kehebatan" karakter yang dibawakan Jolie di saat harus menerima kenyataan bahwa Walter Collins telah tiada.

Di belakang Jolie yang juga berperan dalam membangun cerita film ini adalah Malkovich dan si polisi jahat yang dimainkan apik oleh Jeffrey Donovan (awalnya penulis mengira bahwa yang berperan adalah Guy Pearce).

Terakhir, penulis terkesan dengan gaya ending film ini yang seolah "unjuk gigi" dengan setting kota yang sangat detail. Terkesima. Sejenak berpikir, bagaimana caranya "membangun" sebuah kota lengkap hingga detail-detailnya hanya untuk sebuah film. Tentu biaya yang diperlukan sangat amat besar, namun dengan kualitas film seperti ini, sangat berbanding. Biaya besar untuk menampilkan karya drama yang berkualitas tinggi dari Clint Eastwood. Nice movie and two thumbs up.

Changeling (2008) - 8/10