Skip to main content

KIsah Dua Anak Manusia Yang Terdampar Indah


 
Film ini penulis dengar gaungnya karena disebut-sebut kontroversial (pada jamannya). Sejauh apa kontroversialnya.

Ide ceritanya lumayan. Sebuah kapal besar dengan penumpang bangsawan mengalami kerusakan di tengah laut. Di antara yang selamat adalah sepasang saudara laki-perempuan yang masih anak-anak, Richard-Emmeline, ditemani oleh seorang dewasa, Bapak Button.

Mereka bertiga kemudian terdampar di sebuah pulau kecil terpencil tanpa signal apapun. Kurang lebih seperti Castaway. Dan, tak lama berselang, Bapak Button meninggal. Jadilah Richard-Emmeline hidup sendirian di pulau itu.

Beranjak dewasa....inilah fokus ceritanya. Kontroversialnya mungkin terletak di poin ini. Di satu sisi, "menarik" sekali. Brooke Shield pada saat itu masih cantik,imut,menggairahkan. Film ini seolah mengajak ikut berfantasi, bagaimana jadinya bila terdampar berdua.. (dengan catatan kalau dengan mirip Brooke Shield versi muda ini!) pasti asyik...

Lain cerita kalau ternyata pasangannya di luar ekspektasi, dijamin tidak bakal betah berduaan di pulau indah seperti disini. Tiap hari bakal terus buat perahu buat kembali ke pertadaban. Bahkan mungkin, tiap hari bakal bertengkar, adu mulut, saling pukul. Tidak bakal repot-repot bangun rumah segala disini, bila perlu buat pakaian daripada muntah tiap hari disodori pasangan telanjang unexpectable...

Kalau dari sisi vulgarnya, penulis rasa tidak terlalu. Atau bisa jadi, versi yang penulis dapat ini versi gunting sensor jadi tidak terlalu vulgar. Penampilan Brooke Shield juga banyak yang tidak nude total, kecuali pas berenang...wow wow woooww

Dari segi cerita, biasa. Tidak ada yang istimewa. Konfliknya tentu saja seputar hubungan asmara dua anak manusia yang sedari kecil bersama lalu besar tanpa pakaian. Tidak ada yang istimewa juga dari konfliknya.

The Blue Lagoon (1980) - 6/10

Popular posts from this blog

Cerita tentang film The Last Mohicans

Sajian klasik seeputar kisah pada jaman pra-modern. Mungkin karena faktor perbedaan jaman, film ini terasa kaku pada gaya battle -nya. Yang bisa Movielitas tangkap inti ceritanya adalah konflik antara Inggris Raya melawan Perancis yang terjadi di tanah Amerika. Konflik kerajaan tersebut disusupi oleh kepentingan balas dendam oleh suku Huron. Penampilan suku Huron ini mengingatkan penulis pada penampilan suku pedalaman di Apocalypto. Entah sama atau tidak, Movielitas juga kurang begitu memahami. Judul The Last Mohicans sendiri merujuk pada tiga orang suku Mohawk yang ikut terlibat di pertempuran antara Inggris dan Perancis, yang sejatinya lebih dikarenakan oleh kisah cinta pria-wanita lintas ras. Dari segi konflik, cukup bagus. Tidak datar dengan satu konflik saja. Hanya soal gaya battle yang sedikit kelihatan kaku. Ada satu yang memorable dari film ini yaitu theme song -nya yang easy listening dan megah. The Last Mohicans (1992) - 6/10