Pertunjukan dari Skull Island


Ini adalah film yang masih saudara dari film Mighty Joe Young. Hanya bila dari segi nilai film ini masih lebih baik menurut penulis. Lebih kuat dan lebih menarik meski durasinya sungguh melelahkan.

Panjangnya durasi ternyata tidak jatuh dalam konteks negatif, meski harus bersabar terlebih dulu menikmati inti cerita. Inti cerita dipendam cukup dalam hingga acara ritual persembahan.

Poin lebih film ini ada pada gabungan rasa di dalamnya. Tak hany sebatas ketakjuban manusia melihat ukuran gorilla, melainkan ada drama kehidupan, drama percintaan, drama ambisi, dipadu dengan citarasa kehalusan animasi yang luar biasa.

Dibandingkan dengan Joe Young, durasi film ini lebih panjang tentunya. Tidak perlu nama untuk gorilla-nya. Kualitas drama chemistry antara karakter wanita dan gorilla lebih manis lebih luwe lebih natural disini. Gaya gorilla-nya lebih natural disini, karena tidak ber-dramatisasi. Campuran dramanya disini lebih bervariasi, sutradara berambisi demi karir, penulis skenario jatuh cinta kepada aktris, sang aktris sendiri jatuh hati pada kelembutan KingKong. Aneka konflik dipadu saling terjaga dan terkait sempurna satu sama lain.

Dramatisasi ending-nya lebih mengharu biru dan dramatis. Yang difokuskan bukan pada tampilan serta ukuran gorilla-nya melainkan pada kualitas hubungan cinta wanita-gorilla.

Yang pasti, puas menikmati karya Peter Jackson disini. Kualitas film ini hampir sama besar dan megahnya dengan gorilla yang ditampilkan. Gagah.

**Setidaknya ada 2 moment yang penulis tangkap dan membuat bangga sebagai lokal, karena satu scene menangkap kata "Venture Surabaya" pada badan kapal milik Kapten Englehorn. Kemudian di sebuah dialog menyebutkan Sumatera.

King Kong (2005) - 8/10