Skip to main content

Selama 28 tahun kisah ini tak bisa diceritakan


Banyak hal menarik dari film garapan Kathryn Bigelow ini. Hollywood membuat cerita tentang kapal perang Rusia, dua negara besar yang pernah "berseberangan". Peace!! Berdasarkan kisah nyata, ini yang menjadi tag penarik minat. Sebelumnya, Denzel Washington berseteru dengan atasannya Gene Hackman, disini merupakan kaca dari film tersebut.

Bila di Crimson Tide, fokus cerita ada di dalam kapal selam Amerika yang berseteru dengan Rusia. Pihak Amerika berusaha keras tidak menyerang Rusia demi perdamaian. Begitu pula disini, jauh di seberang konflik dalam kapal selam Alabama, di dalam kapal selam milik Rusia, K-19, juga sedang terjadi konflik panas antara Harrison Ford dan Liam Nesson. Hanya saja konflik yang diangkat memang berbeda. Disini lebih luas. Karena disini konflik yang juga diangkat seputar "kutukan" kepada kapal selam K-19.

Bahkan sebelum terkena permukaan air, diceritakan bahwa kapal selam K-19 telah meminta tumbal nyawa dari pekerjanya. Maka ada sebutan "Pembuat Janda". Konflik lain yang diangkat masalah beda pendapat antara 2 kapten, dan radiasi yang menyerang awak kapal.

Sejurus dengan film Denzel-Gene, film ini juga menceritakan "beban" seorang kapten kapal selam yang kadang harus mengambil keputusan kontroversial. Dilema yang dipaparkan dalam film ini sedikit lebih rumit daripada Crimson Tide. Karena beban kapten K-19 disini tak hanya beban rakyat Rusia melainkan juga awak kapalnya sendiri. Ada kisah dilema yang dihadapi karakter Vostrikov antara menyelamatkan diri meninggalkan kapal atau bertahan.

K-19 : The Widowmaker (2002) - 7/10

Popular posts from this blog

Cerita tentang film The Last Mohicans

Sajian klasik seeputar kisah pada jaman pra-modern. Mungkin karena faktor perbedaan jaman, film ini terasa kaku pada gaya battle -nya. Yang bisa Movielitas tangkap inti ceritanya adalah konflik antara Inggris Raya melawan Perancis yang terjadi di tanah Amerika. Konflik kerajaan tersebut disusupi oleh kepentingan balas dendam oleh suku Huron. Penampilan suku Huron ini mengingatkan penulis pada penampilan suku pedalaman di Apocalypto. Entah sama atau tidak, Movielitas juga kurang begitu memahami. Judul The Last Mohicans sendiri merujuk pada tiga orang suku Mohawk yang ikut terlibat di pertempuran antara Inggris dan Perancis, yang sejatinya lebih dikarenakan oleh kisah cinta pria-wanita lintas ras. Dari segi konflik, cukup bagus. Tidak datar dengan satu konflik saja. Hanya soal gaya battle yang sedikit kelihatan kaku. Ada satu yang memorable dari film ini yaitu theme song -nya yang easy listening dan megah. The Last Mohicans (1992) - 6/10