Peluang bisnis di malam hari

Kesan pertama menonton film ini, bagus. Faktornya antara lain ada sang aktor Jake Gyllenhaal yang tampil menarik dengan karakter Lou Bloom.

Tak hanya soal akting yang berkualitas disini, tapi juga terlihat Jake mendalami peran Lou Bloom disini dengan mengubah postur fisiknya. Penulis pertama kali justru mengenal nama Jake Gyllenhaal di Jarhead dimana karena bertemakan tentang dunia militer, fisik Jake saat itu terlihat atletis. Tidak kalah dengan gaya Christian Bale yang juga totalitas dalam mendalami peran dalam film.

Urusan soal alur cerita, tidak terlalu berat dan rumit. Mengalir dengan sederhana saja. Dari sudut latar belakang cerita, film ini sebenarnya memiliki pesan moral yang bagus tentang semangat wirausaha melalui sosok Lou Bloom.

Lou Bloom digambarkan sebagai sosok yang serius, mandiri, dan cerdas. Mampu melihat peluang usaha lalu berjuang untuk itu. Tapi, yang menjadi dilema kemudian adalah cara yang ditempuh Lou untuk sukses ber-wirausaha.

Karir Lou di dunia jurnalis amatir dimulai dengan cara-cara yang sebenarnya melawan hukum. Saat terjun di dunia jurnalis independen pun cara yang digunakan Lou Bloom bisa dikatakan "cerdas" namun sepertinya tidak atau belum dapat tersentuh hukum. Hanya ada pertentangan dari sisi kode etik.

Kalau dilihat secara keseluruhan yang menjadi sumber masalah adalah alat scan frekuensi cell broadcasting yang dipakai kepolisian. Dan, kalau tidak salah ingat alat scan yang digunakan Lou disini juga dipakai oleh Peter Parker di Spiderman 3.

Keseluruhan, baik dari segi cerita dan penampilan para aktor-aktris nya, film ini merupakan suguhan yang menghibur dan menarik untuk diikuti hingga akhir. Tambahan film ini menurut penulis cukup bagus juga soal ending-nya yang di luar dugaan. Keren.

Nightcrawler (2014) - 7/10