Buah pahit dari ingin berpisah




Mendengar negara Iran, pasti akan ingat Irak. Karena mereka bertetangga. Dan baik Iran-Irak, pernah mengalami gejolak perseteruan yang mendunia.


Di luar masalah politik perang, Iran ternyata memiliki karya seni film yang tidak kalah dengan film Hollywood ataupun Eropa. Salah satunya adalah A Separation ini.

Penulis terkesan dengan lika-liku konfliknya yang cerdas dan menarik. Meski tampilannya sangat sederhana, namun diolah dengan paduan akting menawan dan kedalaman konflik yang cerdas, membuat film ini meraih penghargaan bergengsi kelas dunia.

Hanya berawal dari pengajuan cerai, akhirnya secara beruntun beberapa masalah pelik menimpa keluarga Nader, khususnya sang kepala keluarga Nader.

Alur ceritanya berjalan, selama ada teks dan berada di posisi scene yang tepat, tidak berat. Biarpun terkesan kalem namun mampu menarik minat tersendiri mengikuti hingga akhir.

Selain kekuatan film ada pada konflik cerita, hal lain yang patut diapresiasi dari film garapan sutradara Asghar Farhadi, adalah akting. Ternyata penampilan akting para aktor-aktris Iran tidak kalah hebat dengan Hollywood. Tidak perlu berlama-lama hingga ke dalam film, di bagian awal telah disuguhi gaya akting dan chemistry karakter yang menawan dari duet Leila Hatami dan Peyman Moaadi. Dan sepanjang film, kaitan antara akting dan chemistry antar karakter, juga urutan konfliknya, mampu terjaga dengan baik meskipun sederhana.

Bagi penggemar film drama kehidupan, film ini recommended. Nice Iranian Movie. Terakhir dari penulis, endingnya keren.

A Separation (2011) - 7/10