Puluhan tahun mencari sebuah jarum di ladang jerami


Tentu saja nama besar Andy Lau yang membuat tertarik dengan film ini. Dan, hasilnya? Lumayan. Cukup bagus.

Film ini berkisah tentang penculikan anak-anak terutama balita yang kemudian diperdagangkan. Salah satu yang mengalami adalah Lei Zekuan, anaknya diculik ketika masih balita. Dan peristiwa itu telah terjadi puluhan tahun sebelumnya.

Tapi, hingga kini Lei masih setia mencari. Bila merujuk di sini, Lei meninggalkan keduniawiannya untuk mencari sang anak ke seluruh pelosok daratan Cina.

Di tengah perjalanan beratnya mencari sang anak Lei bertemu Zheng, seorang mekanik muda berbakat. Dan, Zheng sendiri juga pernah diculik ketika masih balita. Melihat semangat tak berkarat dari seorang ayah yang mencari anaknya yang telah hilang puluhan tahun, akhirnya mendorong Zheng pun mencari kedua orang tuanya dengan berbekal ingatan jembatan gantung.

Akhirnya terjawab keresahan ini mengingat info awalnya film ini tergolong Road Movie. Sejauh pendapat penulis, film road movie adalah film petualangan dan travelling menjadi penonjol utama. Disini pun demikian, di satu sisi terasa sekali film ini ingin memperkenalkan keindahan daratan China, khususnya di daerah pegunungan atau di kota-kota kecil. Apalagi temanya mencari "jembatan gantung". Berpindah dari satu pedesaan ke pedesaan lain. Dan, memang luar biasa sekali pemandangannya. Asri.

Pesan moral film ini bisa jadi mengambil semangat dari karakter Lei Zekuan yang tak pernah berkarat mencari anaknya yang hilang. Di tengah misinya, Lei masih sempat membantu tanpa pamrih ikut menyebarkan berita kehilangan keluarga lain yang tidak ia kenali. Di samping itu juga, Lei membantu seorang mekanik muda, yang dulunya adalah korban penculikan anak, mencari orang tuanya.

Pesan lainnya, adalah berkompromi dengan teknologi dan kuatnya rantai dunia internet saat ini. Ketika sebuah berita kehilangan muncul, bisa jadi berita tersebut akan sambung menyambung dan menyebar dengan cepat. Karena setiap respon adalah sebuah harapan baru bagi yang kehilangan.

Spesial salut untuk aktor Andy Lau yang bermain apik. Tidak sebagai gangster, tidak juga sebagai bad boy dengan tubuh atletis. Tidak berpenampilan parlente dengan jas masa kini. Tidak tampil dengan gaya rambut klimis wajah bersih dan langkah tegap.

Sebaliknya Andy disini tampil tua, kumal, lusuh, badan kurus, berkumis dan berjenggot semakin mempertegas kematangan usianya yang tak lagi muda. Tidak ada jurus beladiri atau wajah dingin yang khas. Meski begitu, tetap kualitas akting Andy membawakan perannya masih berkharisma.

Paling tidak melalui akting Andy kita bisa merasakan sisi emosional sosok karakter orang tua yang merindukan bertemu anaknya yang hilang. Tidak lupa, momen yang tak kalah penting dalam kisah pencarian anak hilang oleh Lei Zekuan adalah selalu mencatat siapa saja yang menolong selama perjalanannya. Great actor!

Terakhir, yang menarik juga dari film ini adalah keterangan saat closing dengan pemandangan alam persawahan megah bahwa film ini diinspirasi dari kisah nyata....

Lost And Love (2015) - 7/10