Sebelum melangkah ke Barat mencari Kitab Suci


Seekor kera terpuruk terpenjara di dalam goa, di gunung tinggi sunyi tempat hukuman para dewa...

Kurang lebih liriknya begitu, bila tidak salah.

Lagu di atas adalah lagu rap intro pembukaan serial televisi tahun 90an yaitu Kera Sakti.

Kala itu, serial ini menjadi salah satu serial favorit penulis. Begitu juga dengan karakter Sun Go Kong-nya yang lincah dan usil.

Yang jelas, tidak ada lagu milik Sindikat 31 di opening film ini. Begitu pula dengan kisahnya, tidak sama dengan versi serialnya terdahulu. Disini kurang lebih menceritakan sebab musabab Sun Go Kong "terpuruk terpenjara di dalam goa..." Atau sebelum Sun Go Kong menjalankan misi ke barat mencari kitab suci...

Yang kurang menarik dari film Raja Kera ini adalah terlalu eksklusif. Terlalu mahal. Terlalu fantasi. Terlalu ber-animasi komputerisasi. Mengapa demikian? Karena sepanjang film terasa seperti bercerita tentang suasana khayangan dengan segala macam bentuk tatanan dan pertempuran makhluk ala Transformer versi legenda Cina. Di samping itu juga, permainan komputer di sini juga tidak terlalu halus, masih ada kesan kasar seperti legenda lokal ala serial.

Bisa terbang, jurus-jurus megah dashyat, siluman, tentu saja terasa kurang familiar jika dibandingkan dengan versi layar televisi-nya yang kuno.

Penulis secara pribadi masih lebih menyukai gaya Sun Go Kong yang berada di daratan. Bersosialisasi dengan warga perkampungan Cina. Bertarung dengan sesuka hati, lompat ke sana ke sini hiraukan semua masalah di muka bumi ini. Dengan bantuan sang guru temukan jati diri, semua 'kan dihadapi dengan gagah berani walau aral rintangan datang selalu menguji. Dengan apa adanya tanpa banyak bantuan tipuan komputer, rasanya legenda Kera Sakti akan lebih enak dinikmati.

Dampak dari tidak memperhatikan jajaran pendukung, penulis baru tahu ternyata pemeran Sun Wukong disini adalah Donnie Yen. Apalagi dengan "kostum" kera yang sangat sangat mengaburkan.

Agak sedikit mengecewakan bila menyaksikan seorang Donnie Yen bermain laga dengan terlalu banyak bantuan komputer. Akan lebih mantab menyaksikan Donnie Yen bertarung alami di atas daratan sebagai Kera Sakti.

Monkey King (2014) - 6/10