Boneka kayu berjiwa neraka


Film ini mengalami nasib sama dengan seri sebelumnya, The Conjuring. Mengapa seri? Karena ada bagian cerita yang merupakan eksplorasi dari The Conjuring yaitu seputar keberadaan boneka kayu yang dinamakan Annabelle. Di Conjuring, boneka Annabelle hanya disinggung sedikit saja.

Kali ini, yang berdiri sebagai sutradara adalah John R. Leonetti. John R. Leonetti sendiri di film Conjuring berdiri sebagai Director of Photography, sedangkan James Wan di Annabelle ini naik pangkat menjadi Produser. Dengan kata lain, nuansa film masih tak jauh berbeda dengan Conjuring.

Disini, aroma horrornya berjalan lambat. Efek horor yang disajikan, kurang begitu terasa sejak awal. Andalan utama dari film ini juga masih tetap memakai gaya umum seperti Insidious, musik yang tiba-tiba keras disertai kejutan, adegan kaki ditarik oleh yang tak terlihat. Mendapatkan tanda khusus yang kemudian ditelusuri lewat buku kemudian diketahui tanda tersebut merupakan tanda iblis, gaya inipun sudah umum dipakai di film horor.

Ada moment yang penulis kurang sreg. Yaitu wanita hamil. Kalau drama mungkin tak ada masalah, tapi kalau sudah diplot wanita hamil kemudian ditusuk lalu masih harus jatuh juga, rasanya perih untuk dilihat. Jadi, bukan horor yang terasa tapi perih.

Keseluruhan, film ini belum bisa membuat terobosan horor segar. Masih memakai gaya umum. Dan, bagi penulis, bila membandingkan dengan The Conjuring untuk level horornya, Annabelle ini masih kurang greget alias masih belum bisa menyaingi The Conjuring.

Annabelle (2014) - 6/10