Cinta yang melepaskan belenggu amarah masa lalu


Salah satu film aksi dengan bintang Jet Li yang favorit.

Fresh.

Luc Besson. Khas. Aksinya mantab dengan suguhan gerakan kamera yang dinamis.

Imbang. Antara aksi, drama, dan akting.

Aksinya bagus. Mantab. Gaya tarung Jet Li disini punya jalur sendiri. Terlihat beda antara gaya Jet Li dan Jackie Chan atau dengan gaya martial art Hollywood punya.

Drama. Ini yang paling menarik. Karena film ini tidak terbentur konsep jual nama besar Asia saja. Tidak hanya menjual art beladiri, gaya tarung aktor yang besar lewat film laga. Konsep drama film ini diolah cukup baik mengimbangi konsep laganya. Konfliknya lumayan. Dan, tentu saja seorang Morgan Freeman tidak akan asal "pilih" film dengan alur cerita biasa-biasa saja atau alur cerita yang sekedar jual nama besar.

Akting. Porsi Jet Li disini memang besar. Namun, tidak asal bermain adu pukul, melainkan diimbangi dengan akting yang tidak kalah dengan kharisma Morgan Freeman. Dan tidak sembarang bintang Asia yang "mampu" berduet dengan Morgan. Setidaknya akting drama Jet Li disini cukup baik membawakan dua karakter sekaligus. Karakter lugu-polos dan karakter killer yang penurut tuannya.

Satu saja yang "kurang" menurut penulis. Karakter Uncle Bart disini sepertinya akan jauh lebih "kocak" jika dibawakan oleh Joe Pesci.

Polesan Luc Besson, gaya tarung Jet Li, akting lugu Jet Li, dan kharisma Morgan Freeman, menjadi satu olahan hiburan yang pas dan menarik disimak.

Danny The Dog (2005) - 7/10