Kisah perut samudera



Setelah seharian beraktifitas, memeras keringat, membanting otak, pusing stres dan lainnya, perlu penyegaran sejenak. Film berjenis seperti ini yang sepertinya cocok memberi penyegaran. Sedikit banyak membuat otak menjadi lebih fresh.

Yang paling suka dari film ini adalah aliran kisahnya. Rapi. Dimulai dari pinggir laut, pelan-pelan masuk ke dalam laut untuk memulai kisahnya dimulai dari spesies terkecil. Beranjak ke besar hingga yang besar sekali.

Laut. Pengalaman penulis, selama tidak pernah melihat langsung atau hanya pernah melihat laut dari foto atau layar kaca, tidak akan pernah merasakan menjadi "kecil". Di dekat laut, kita akan merasakan "kecil" dan sama dengan yang lain. Tak kan ada bedanya bagi ombak laut, siapapun akan diterjang. Karena ombak laut tidak memilih kaya atau miskin.

Melihat laut di film ini ada pengalaman luar biasa. Tenang. Syahdu. Menampung jutaan spesies yang bisa kita jadikan sebagai pengetahuan baru. Melihat tingkah pola spesies dalam laut disini ada beragam. Ada yang gagah, cantik, garang maupun lucu.

Pertanyaannya, bagaimana cara mengambil gambarnya ya? Buat penulis, film dokumentasi seperti ini benar-benar menakjubkan. Setiap momennya menyimpan keindahan tersendiri.

Ada beberapa momen yang berkesan bagi penulis disini. Shark killer yang mengincar anjing laut, bahkan hingga ke bibir pantai sekalipun. Lumba-lumba cantik yang berenang secara dinamis dalam kelompoknya. Tarian ikan-ikan kecil yang membuat pusaran dalam laut. Paus-paus yang luar biasa besar dalam gerakannya.

Bahkan di dasar paling dasar samudera ada "perang kolosal" layaknya film-film perang jaman dulu. Sebuah kapal militer diombang-ambing dengan mudahnya oleh amukan ombak. Bahkan di dalam laut ada keranjang supermarket!! sebuah jejak kejeniusan manusia yang menjadikan laut sebagai sampah polusi. Di dekat bibir pantai ada atraksi paus-paus yang berenang di air tenang berkabut. Indah megah.

Dan, sebuah atraksi menakjubkan ketika seorang penyelam berenang secara santai bersama hiu berdampingan untuk menunjukkan kesan ukuran hiu tersebut. Kecantikan dramatis dalam ironi hiu yang terkenal ganas.

Gaya film dokumenter ini sebagai penyeimbang dari African Cat yang juga ada nama besar Walt Disney-nya. Ocean di laut, African Cat di darat. Dimana juga bercerita tentang eksotisme alam liar. Sama-sama luar biasa.

Ocean (2009) - 8/10