Tiga gaya cerita tentang Adolf Hitler

Downfall

Ada tiga film yang sudah penulis simak sejauh ini tentang Adolf Hitler. Dan, semuanya berkelas. Yang menarik bagi penulis selain cerita juga "bagaimana" menghentikan kekuasaan Hitler dan karakter Hitler yang ditampilkan.

Pertama, ada Tom Cruise dengan Valkyrie-nya arahan Bryan Singer. Gaya filmnya mengambil cerita dari sisi bawahan Hitler yang membangkang. Disini Hitler diceritakan "dihabisi" di sebuah ruang rapat besama bawahannya. Sosok Hitler diperankan oleh David Bamber tidak terlalu mendapatkan porsi besar dalam film ini.

Kedua, tepuk tangan untuk gaya Brad Pitt dengan Inglorious Basterds-nya yang cukup sadis menghabisi Nazi. Kelebihannya bukan sekedar cerita namun juga tampilannya yang fiksional. Di karya Tarantino ini sosok Hitler dihabisi di sebuah gedung bioskop dan Hitler yang diperankan oleh Martin Wuttke tidak terlalu mendapat porsi besar. Justru yang mendapatkan porsi besar adalah bawahan Hitler, Hanz Landa.

Ketiga, adalah Downfall. Disini justru secara berani menampilkan detik-detik terakhir dari sisi orang dekat Hitler. Adalah Traudl Junge yang berprofesi sebagai sekretaris Hitler dan ikut berada di dalam bunker saat detik-detik akhir kejayaan Hitler. Film arahan sutradara Oliver Hirschbiegel menampilkan detik akhir Hitler dengan versi bunuh diri yang lalu kemudian jenazah Hitler dibakar dekat bunker. Tentu saja, sudut pandang dari orang dekat Hitler akhirnya membuat penampilan Hitler mendapat porsi yang sangat besar.

Dan, diantara 3 film, penulis menjatuhkan pilihan favorit kepada Hitler versi Bruno Ganz. Tidak hanya sosok fisik yang sangat Hitler, gaya emosionalnya serta aksennya, lebih berhasil terasa dengan baik di Downfall. Detail sosok Hitler dan suasana "cerita sejarah" lebih bisa dirasakan di Downfall.