Ambisi besar yang melukai darah persaudaraan

Merujuk pada ending credit-nya, film ini mengangkat sejarah dari daratan Cina era 1800an. Pastinya jika dilihat dari background tahun, film ini bergaya kerajaan dan perang kolosal.

Menurut Movielitas ada beberapa sisi menarik dari film ini. Film ini menjadi wadah bertemu-nya tiga bintang film besar Asia, Jet Li - Andy Lau - Takeshi Kaneshiro. Untuk Jet Li dan Andy Lau punya kesan tersendiri bagi Movielitas karena mereka merupakan bintang film yang sejak masa kecil Movielitas sudah lumayan sering ditonton.

Dari sisi konflik, film ini mengangkat drama persaudaraan yang emosional. Persaudaraan yang dibangun dari darah dan kepercayaan itu, harus retak dikarenakan ambisi akan harta,tahta,dan wanita. Jadi, meskipun sejarah namun konflik-nya sendiri masih cukup relevan untuk jaman sekarang yaitu harta-tahta-wanita.

Untuk kualitas akting, pastinya tidak perlu diragukan lagi. Jet Li, Andy, dan Takeshi mampu memainkan karakter tiga bersaudara yang berperang serta berjaya bersama lalu harus dipatahkan oleh ambisius seorang.

Overall, sebuah drama persaudaraan di masa pra-modern yang cukup menarik dengan tampilan konflik perang dan cinta segitiga. Bagi penggemar drama perang kolosal jaman dulu, penggemar Mandarin dan fans Jet Li-Andy Lau-Takeshi Kaneshiro tentunya juga wajib tonton.

** Perhatikan samar-samar salah satu back-song yang dimainkan, untuk penggemar bola lokal atau yang pernah nonton Gladiator, sepertinya tidak akan asing mendengarkannya.

The Warlords (2007) - 7/10