Unboxing The Magnificent Seven

Kalau pernah menonton film Tears Of The Sun, harusnya (menurut Movielitas) tidak begitu asing dengan gaya cerita film ini. Maklum, karena sama-sama diarahkan oleh sutradara Antoine Fuqua.

Tidak jelek, hanya saja gaya kisah hero-isme ala Fuqua disini terasa mudah terbaca arah plot-nya. Tidak ada "konflik" yang dramatis di dalamnya. Dan, entah kenapa Movielitas seperti "melihat" bayang-bayang hero-isme film Tears Of The Sun.

Movielitas sendiri merasa perlu menyimak film ini karena faktor Denzel Washington. Dan, beliau memang salah satu aktor favorit Movielitas yang patut dan "worth it" untuk ditonton setiap filmnya. Berkualitas.

Faktor besar yang kedua. Tak lain dan tak bukan adalah I Saw The Devil. Movielitas benar-benar kagum dengan film Korea tersebut. Dan, ada bintang Lee Byung Hun yang (sayang-nya) hanya mendapat porsi "kecil" saja. Sekilas, bahkan seperti berdialog minimalis. But, Movielitas like his style. Very cool. Tidak kalah kualitas-nya dengan Jet Li, Donnie Yen ataupun Jackie Chan.

Keseluruhan, Movielitas memang tidak terlalu "mengejar" cerita dari film ini. Hanya karena banyak nama besar yang ditampilkan. Selain dua aktor di atas, masih ada Chris Pratt, Ethan Hawke, dan Vincent D'Onofrio. *Bila disimak, tim Magnificent ini seperti (beberapa gaya film Hollywood dengan unsur plot cerita "team-work") mengusung prinsip Bhineka Tunggal Ika yang mana dalam satu tim ada kulit hitam, Asia, Native American, Eropa, dan Latin.

The Magnificent Seven (2016) - 6/10