Menimba ilmu sambil berwisata di kandang singa bola yang sejuk

Sebuah kota dikenal atau dapat mudah diingat karena ke-khas-annya. Umumnya atau kebanyakan kota dikenal lewat produk kuliner khasnya. Tapi ada juga yang dikenal karena alam atau atmosfir-nya, seperti Raja Ampat atau Bali.

Bicara soal ke-khas-an kota penulis, pastinya sudah banyak bertebaran di internet. Dengan mudah tinggal googling dan banyak referensi di sana. Tapi dari sudut pengalaman pribadi, kota ini punya julukan yang cukup bervariasi versi penulis.

- Kota Pendidikan. Hal ini dikarenakan banyak sekali kampus dengan peminat yang cukup fantastis jika dilihat dari kemacetan yang ditimbulkan saat penerimaan mahasiswa baru. Selain kampus kelas nasional, banyak juga sekolah favorit, baik negeri maupun swasta,dengan tolok ukur banyak pelajar yang dari luar kota. Intinya, disini untuk mencari ilmu, banyak tempatnya.

- Kota Wisata. Dulu, sempat ada masa-masa menjadi Kota Ruko. Dimana-mana banyak ruko baru dibangun. Sekarang, banyak hotel-hotel baru yang artinya (bakalan) banyak wisatawan masuk ke dalam kota. Sejauh yang penulis tahu, banyak hotel baru bertebaran di kota. Salah satu ikon wisata dalam kota yang sempat menjadi viral adalah kampung warna-warni. Masih banyak ikon wisata lainnya, cuma belum lulus jadi travel blogger, agak ketinggalan jaman soal tempat wisata.

Dampak positif pembangunan wisata selama beberapa tahun belakangan ini, perubahan wajah kota yang paling menonjol adalah taman. Beberapa taman kota dipugar, beberapa ruas jalan protokol pun dilengkapi fasilitas kursi-kursi. Khusus bagi penulis, masalah taman kota inilah yang punya nilai positif dan patut diapresiasi setinggi-tingginya karena efek-nya sebuah taman itu nyata dan ada bila dirasakan.

Dampak Negatif Pembangunan Kota yaitu asap kendaraan dan terjadinya kemacetan karena arus keluar masuk kota. Tapi pasti ada solusi ke depannya.

Baks Presiden.. Source :jarangpanas.com
- Kota Dingin. Ciri khasnya, bila hawa udara memanas, (biasanya) artinya mendung lalu dilanjutkan hujan. Sebaliknya, jika udara terasa dingin berarti hari cerah bersahaja. Masalahnya, khususnya tahun ini, rasanya musim kemarau yang dingin, pendek sekali. Jadi, julukan Kota Dingin, untuk tahun ini masih belum sah dan berlaku menurut penulis.

Terakhir, yang sudah banyak dikenal, adalah Kandang Singa Bola atau lebih dikenal Singo Edan. Kalau urusan bola, dari dulu atmosfir fanatisme-nya memang tidak perlu diragukan. Top.

Sebenarnya, masih banyak julukan kota yang lainnya, apalagi soal kuliner, dan karena belum sah menjadi food vlogger, kurang begitu tahu persis soal kuliner-an. Yang pasti, apapun itu julukannya, selamat menikmati Beautiful Malang.

No comments:

Post a Comment