Jalur Sutra dalam dunia digital




Yang menarik dari sajian film dokumenter adalah nilai informasi di dalamnya karena (biasanya) merupakan kejadian nyata. Contohnya di film ini.


Film dokumenter ini membicarakan tentang marketplace online. Tempat jual beli online. Tentunya, pasti ada suatu "nilai" dari sebuah tempat jual beli online hingga layak di-dokumenter-kan. Tempat jual beli online yang di bahas di film garapan sutradara Alex Winter adalah Silk Road. Dan, yang membuat Silk Road ini begitu dibicarakan banyak pihak terutama di pasar Amerika adalah barang-barang yang dijualnya.

Film ini mengupas tentang konsep Silk Road yang mengkombinasikan software Tor dengan Bitcoin sebagai mata uang yang digunakan untuk transaksi. Konsep Silk Road yang menjadi masalah berikutnya adalah konsep anynomous marketplace dimana semua identitas penjual dan pembeli dirahasiakan.

Perputaran uang yang fantastis, jenis barang yang diperjualbelikan, dan konsep jual beli secara anonim di website Silk Road akhirnya memaksa sederet lembaga penjaga hukum Amerika beramai-ramai menyelidiki siapa tokoh di balik website Silk Road itu.

Lalu apakah dengan tertangkapnya orang di balik Silk Road menyelesaikan masalah? Ternyata tidak. Menurut film dokumenter ini, justru melahirkan masalah baru yang jenisnya unsolved namun menuai kontroversi tentang bagaimana cara pihak hukum Amerika melacak sumber server Silk Road yang konon berada di luar Amerika.

Keseluruhan, agak sulit dicerna bila punya skill bahasa Inggris yang pas-pas an. Penulis pun hanya bisa menangkap garis besarnya, maklum pas-pasan. Meskipun demikian, secara sederhana film ini memiliki pesan moral memberikan sedikit kesadaran tentang dunia online yang berkembang begitu pesat dan bahayanya.

#terlepas dari masalah yang membelit kasus Silk Road ini, penulis menemukan quote menarik di salah satu dialog, yaitu you can shut down the man but you can not shut down the idea.....

Deep Web (2015) - 7/10