Armageddon sistem ekonomi


Pada kesempatan kali ini, ijinkanlah penulis bercerita seputar film Too Big To Fail.

Penulis tidak paham isi ceritanya. Terlalu tinggi topiknya.

Yang bisa penulis tangkap, film ini mengangkat tema kejadian ekonomi di Amerika sekitar tahun 2008. Benar tidaknya pada masa tersebut terjadi kegentingan ekonomi, penulis tidak dapat berkomentar karena saat itu penulis justru asyik merantau di pulau Dewata untuk bekerja sangat keras dan minim informasi dari dunia luar. Informasi satu-satunya adalah surat kabar lokal sana setiap hari sabtu, itupun yang dibaca hanya bagian lowongan kerja...

Back to the topic. Ketegangan situasi yang terjadi saat itu dimulai dari pasar saham hingga ke level petinggi negara. Ancaman depresi ekonomi terburuk sedang mengancam. Memaksa para pejabat negara mengundang eksekutif pimpinan bank serta badan keuangan harus bekerja sama untuk menstabilkan situasi. Salah satunya adalah dengan cash injection untuk menghindari kekacauan sistemik.

Mungkin film ini akan lebih menarik bila disimak oleh mereka yang mengetahui kejadian apa di tahun 2008 tersebut (orang Amerika) atau bisa juga siapa saja yang mengikuti dan paham dengan kejadian di tahun tersebut.

Yang menarik bagi penulis, meski tema bahasannya cukup berat, tapi penulis menikmati hingga selesai. Disini diisi oleh para pemilik akting berkualitas kelas berat yang mampu bermain apik dan menciptakan suasana ancaman ketegangan ekonomi. Penulis setidaknya masih bisa menikmati situasi yang dibawakan oleh para aktor aktris kelas senior, oleh karenanya penulis bisa mengatakan film ini tentang ketegagan ekonomi.

Satu hal lagi yang bisa dipetik dari film ini adalah para eksekutif perusahaan bergengsi baik di film ini maupun di dunia nyata. Dari luar tentu saja penampilan mereka sangat glamour, terlihat "paling sedikit" bekerja. Tapi jika disimak disini, mereka yang "paling banyak" berpikir dan mengambil keputusan. Karena, di luar lingkaran ancaman kehancuran ekonomi kala itu, orang-orang biasa tidak terlalu banyak memikirkan dan malah sibuk bekerja...

Too Big To Fail (2011) - 6/10