Tempat dimana yang mati dapat berjalan kembali


Apa lagi kalau bukan nama Stephen King yang menjadi alasan utama film ini layak tonton.

Klasik. Horor yang dimunculkan tentu saja mengikuti trend dan teknologi kala itu. Era 80an. Masih belum "sehalus" era digital sekarang. Masih juga mengandalkan karakter yang dipoles dengan make-up menyeramkan.

Namun plot cerita film ini yang terasa lebih horor. Plot cerita disini bagi penulis cukup bagus. Konfliknya tertata rapi mulai dari "kecil hingga membesar".

Berkisah tentang seorang Louis Creed yang memboyong keluarganya pindah rumah. Di rumah baru tersebut, Louis mengetahui bahwa ada rahasia yang menyeramkan bila disalahgunakan. Tapi, demi cintanya kepada keluarga kecilnya, Louis mengabaikan sisi menyeramkan dari The Micmac ground.

Pet Sematary (1989) - 7/10