Hidup dan mati demi antelop Tibet


Sebuah film yang tenang, syahdu, dan menarik minat sedalam pasir hisap di daerah Kekexili.

Film dengan tema latar belakang daerah Tibet. Lokasi di padang gurun dan pegunungan dengan musim ekstrim. Nama aktor pemeran di sini, bagi penulis kurang familiar.

Yang menarik? Penulis "setuju" dengan Columbia Pictures. Tentu tidak main-main sekelas Columbia Pictures harus ikut urun nama besar dalam film yang memakai bintang para Tibetan dan bahasa lokal. Sangat menarik memang. Jalan ceritanya sederhana. Meskipun nama aktor kurang familiar namun tak menjadi pengaruh besar dalam alur cerita. Setidaknya akting mereka bisa se-natural mungkin.

Lainnya? Kurang lebih durasi film 100 menit dan dalam durasi tersebut film ini sudah cukup mampu mengisi cerita sederhana dengan alur yang enak diikuti. Paling berkesan dari film ini adalah kebersamaan dan pengorbanan para sukarelawan demi menjaga satwa. Alam lokasi film yang megah. Luar biasa megah. Penulis selalu suka suguhan film berlatar alam perawan yang liar. Membuat mata terasa teduh dan segar. Meski harus tak sesuai dengan pikiran,"dimana warung rokok terdekat?"

Ada lagi, momen paling emosional, adalah pemandangan bisu pasir hisap dan pengorbanan Ritai.

Kekexili : Mountain Patrol (2004) - 7/10

No comments:

Post a Comment