Mimpi,tekad,nekad,dan skill dalam misi In Search Of Diego

Meski sudah berkali-kali menyimak, penulis masih menikmati sisi ambigu film ini. Susah sekali membedakan antara film atau dokumentasi. Penulis lebih suka menyebutnya dengan film - dokumenter.


Mereka berlima. Woody-Mike-Danny-Sammy-Jeremy. Mereka dari daratan Inggris. Memiliki skill yang sama yaitu bermain sepakbola genre freestyler. Mereka memiliki idola yang sama. Dan dipersatukan lebih erat dalam misi ciptaan mereka yaitu In Search Of Diego. Diego who? Absolutely Diego Maradona.

Dari Inggris mereka "berjalan" ke Argentina sebagai tim sepakbola. Tiang gawang yang dituju adalah bertemu pujaan sang idola, Diego Maradona. Mustahil?

Sisi dokumentasi film ini mampu menepiskan atau menipiskan garis beda film atau hanya rangkaian rekaman pribadi. Tanpa akting. Plot storynya benar-benar seperti terlunta dalam perjalanan panjang serta "mengamen" mencari uang untuk tiket pesawat ke Argentina. ***Salah satunya adalah ketika tampil di tengah hadapan pendukung FC Dallas*** Dialog yang terjadi seperti dialog biasa sehari-hari. Datar. Beberapa selipan layaknya interview seputar mimpi atau momen penampilan stand up mereka.

Drama. Meski terlihat seperti dokumentasi, namun ada warna drama yang tercipta. Drama seperti layaknya film. Konflik terjadi di dalam perjalanan yang akhirnya memaksa mereka berlima terpecahkan. Dramatisnya tentu saja ketika mereka ada yang berhasil menginjakkan kaki di negeri Argentina. Dramatis dan ikut terharu.

Inggris-Amerika-Meksiko-Guatemala-Brasil-Argentina. Mereka jelajahi dengan skill bermain bola freestyler untuk mencari dan bertemu Diego Maradona.

Nilai yang penulis dapat dari film ini,

1. Sangat-sangat menginspirasi. Mimpi itu diraih ketika meyakini dapat diraih.
2. Hidup adalah resiko tapi hidup juga adalah kesempatan.

*** Memorable scene: Danny dengan tendangan pisang yang akurat dan tepat. Canggih. Mike dengan aksen Inggris-nya yang kental dan permainan bola di area wajah yang akurat. Passion serta ketekunannya luar biasa. Meski sejenak kemunculannya, namun benar-benar luar biasa efeknya. Mengharukan. ***

In The Hands Of The Gods (2007) - 8/10