Skip to main content

Posts

Roulette games

Kalau sudah melihat Buried , tentunya tidak akan asing dengan gaya film disini. Tapi, bila belum sempat menyimak Buried mungkin saja, film ini akan terasa lain. Tapi, buat penulis, jika dibandingkan dengan Buried disini masih kurang terasa powernya. Karena di Buried, total sendirian. Disini, karakter in tight space -nya masih "beruntung" karena masih ada komunikasi dan masih bisa melihat dunia luar. Bagian ending, sedikit rumit, penulis sampai harus mengulang, sepertinya " roulette " tetap berlaku dan serius. Bukan sekedar latihan belaka. Brake (2012) - 6/10

Gelombang serbuan virus mayat hidup

Salah satu alasan utama memilih film ini adalah faktor Brad Pitt tentu saja. Awesome and he tooks name " Gerry " for his character..uhhuy.. Ya, memang cocok banget Pitt memakai nickname Gerry disini. Meski sekilas justru penampilan Pitt malah lebih mirip Kurt Cobain. Mengikuti jejak cerita disini mengingatkan penulis pada dua film yang lain yaitu War Of The World -nya Tom Cruise dan I Am Legend dengan Will Smith. War Of The World dan World War Z, dari judulnya hampir mirip. Lalu faktor seorang ayah bersama keluarga melarikan diri dari kehancuran kota. Kurang lebih sama konfliknya. Tapi, yang jauh lebih mirip lagi adalah gaya Will Smith di I Am Legend. Karena di I Am Legend, juga menggunakan zombie pandemic sebagai konflik utama. Film ini berjalan tanpa banyak basa-basi untuk menyajikan konflik utama. Tidak perlu berlama-lama, langsung action. Dan, suasana chaos di New York ini menjadi salah satu adegan spesial, permainan efek visual chaosnya cukup bagus.

Bekerja sama melawan Pompe

Film ini sebenarnya kurang begitu tepat dengan ekspektasi. Di awal pembukaan film ini berkesan inspiratif. Menarik, karena pertama adalah berdasarkan kisah nyata. Kedua, karena ada nama besar Harrison Ford yang kali ini "menantang" akting Brendan Fraser. Harapan di awal film, akan ada kisah inspiratif dari pasangan John dan Aileen melawan penyakit Pompe yang diderita oleh kedua anaknya. Penyakit Pompe sendiri adalah penyakit genetis. Untuk penyakit ini sendiri, penulis kurang begitu tahu persisnya. Hanya saja tangkapan penulis dari cerita disini, pengidapnya adalah anak-anak dan beresiko pada kematian karena ilmu pengobatan yang ada masih belum tepat. Kisah berikutnya bila ditimbang, lebih berbobot pada kisah membangun sebuah bisnis melawan penyakit ketimbang kisah perjuangan melawan penyakit. Plot cerita diisi dengan alur cerita yang melompat dari satu masa ke masa lain dengan cepat. Seperti kisah John disini, diawali dengan bekerja sebagai karyawan biasa, m

Saat butuh uang, baju ditanggalkan

Ada Dev Patel yang terkenal di Slumdog . Fisik Dev sekilas mengingatkan pada Ross di Friends . Kisah yang diangkat di film ini menurut penulis classic but real. Lagi-lagi, konflik yang diangkat tidak akan pernah lepas dari hukum alam, yaitu uang. Semua masalah di film ini diawali dari uang. Butuh uang. Lalu apa yang dilakukan oleh karakter Cherry inilah menjadi tema film ini. Cherry remaja berpetualang ke dalam dunia dewasa demi mendapatkan uang. Lari dari broken home, dan berkelana dengan "menjual" paras wajah cantik nan tubuh seksi. Apa yang dilakukan karakter Cherry sendiri adalah cerminan kehidupan nyata . Sama seperti di Showgirl , karakter Cherry mencari uang dengan modal kecantikan. Tapi, setidaknya dari karakter Cherry ada pelajaran yang bisa dipetik, yaitu kejujuran bahwa memang butuh uang. Tidak semata modal kecantikan paras dan fisik aduhai namun sembunyi di balik cap "wanita baik-baik". Masih banyak di dunia ini yang sebenarnya s

Misteri pembunuhan di balik badai salju

Whiteout sendiri di film ini sebagai bencana badai di kutub sana. Plot ceritanya sudah umum. Banyak yang memakai gaya plot seperti di sini. Sebuah misteri pembunuhan dilempar, kemudian diputar-putar dengan konflik yang berujung pada menebak kira-kira siapa pelaku utamanya. Dan kekuatan yang diandalkan sebagai penarik minat adalah twist atau kejutan karakter pelaku utama yang ternyata sudah "dekat". Whiteout (2009) - 6/10

Kupu malam hinggap di harum uang

Seksi. Monica Belluci tampil hot. Ceritanya lumayan. Ada seorang pria yang "katanya" menang lotere, yang lalu mengunjungi sebuah bar untuk menyewa penghibur. Cocok. Kaya bertemu penghibur. Alur cerita kemudian berlanjut dengan sedikit citarasa komedi-komedi kecil. Kecil karena dibawakan dengan tidak konyol. Cukup cerdas. Gaya ceritanya seperti tercermin lewat alunan back song opera. Jadi, seperti menonton pertunjukan sandiwara panggung. Menarik, hanya terlalu "berat". Se"berat" Monica Belluci... How Much Do You Love Me (2005) - 6/10

Kasih ayah seluas samudera raya

Dan, ini adalah salah satu film favorit penulis. Istilahnya "kartun" tapi sudah naik level ke kelas 3 Dimensi. Dan, untuk soal animasinya, tidak perlu diragukan lagi. Luar biasa. Hampir sempurna memanjakan mata. Detail demi detail, pencahayaan-atmosfir-gerak gerik tubuh-dan penampilan karakter demi karakternya nyaris sempurna. Bagus. Dari segi cerita. Animasi adalah biasanya memang ditujukan untuk anak-anak. Biasanya. Disinipun memang terlihat seperti dunia anak-anak, penuh warna-warni. Tapi, soal pesan moralnya, luar biasa. Jujur, penulis kagum dengan bobot cerita film ini. Luar biasa. Tak hanya sekedar menjual "kemewahan" animasi yang bagus tetapi diimbangi dengan pukulan cerita yang bila direnungkan akan terasa indah. Setidaknya ada dua pelajaran penting yang bisa dipetik dari karakter Nemo dan ayahnya, Marlin. Bila mengambil sudut pandang Nemo, maka akan ada pelajaran bahwa orang tua (baik ayah maupun ibu) memiliki kasih yang luar biasa luas. Kebetul