Kesempatan kedua menjadi tameng presiden


Tentu saja nama Clint Eastwood menjadi alasan utama memilih film ini untuk dinikmati.

Durasinya panjang. Berkisah tentang seorang Frank Hoorigan yang berprofesi sebagai agen Secret Service. Secret Service sendiri adalah tim yang dibentuk sebagai pasukan pengamanan orang nomor satu di Amerika.

Menurut penulis film ini terlalu panjang. Konflik yang dihadirkan sebenarnya mudah namun disetir berkelok-kelok. Plot cerita yang dipakai disini tanpa menyembunyikan identitas sang penjahat.

Bagi penulis yang gemar film ringan, melihat gaya plot cerita disini terlalu dibuat rumit. Mengapa? Karena menurut penulis bila film memakai gaya plot dengan karakter penjahat sudah dimunculkan di babak pertengahan harusnya tidak perlu cerita panjang. Tinggal "menunggu" kapan dipertemukan dengan Frank Hoorigan ini. Proses "menunggu" inilah yang kadang bisa membuat kesal karena perjalanan cerita yang dipanjangkan. Maka, kesimpulan penulis, harusnya dengan gaya plot karakter penjahat sudah dibuka, durasi dibuat lebih pendek, kecuali ada belokan konflik baru.

Lain cerita apabila karakter penjahat disembunyikan untuk sebuah twist. Perjalanan cerita yang panjang akan menarik, dengan catatan konflik misteri-nya menarik juga untuk diikuti.

Kemudian untuk ending, penulis melihat gaya endingnya terlalu di dramatisir. Diarahkan sedemikian rupa agar dramatis. Kurang menarik.

Keseluruhan, drama film ini terlalu panjang dan berbelit. Tapi, bagi pecinta Clint Eastwood, film ini menarik disimak.

In The Line Of Fire (1993) - 6/10