Kisah dalam sebuah peradaban yang pernah ada


Apa yang berkesan dari film ini? Mel Gibson. Karyanya kali ini luar biasa. Rudy Youngblood (yang sekilas mirip Ronaldinho) aktingnya cukup menawan.

Detail. Ini adalah poin yang paling menonjol. Dunia primitif ditampilkan dengan detail yang rapi dan sangat halus. Tidak asal-asalan. Tampak film ini dikerjakan oleh tenaga profesional secara profesional. Mulai dari akting para primitif yang terkesan natural, bahasa, kostum dan pernak-pernik hiasan wajah tubuh hingga lokasi.

Pengambilan gambar juga ditampilkan dalam frame per frame yang sangat menawan. Harmonisasi detail serta irama pergerakan kamera ditampilkan dengan dinamis tidak kasar. Penulis mengambil contoh pada opening scene. Slow-mo pada sesi jebakan memang sangat berkelas dan lebih dalam lagi ketika menjadi titik balik di bagian ending.

Semua kekuatan pendukung film akhirnya masuk menjadi kekuatan plot cerita yang bila diperhatikan lebih mendalam sebenarnya sangat sederhana tentang perperangan dalam satu rumpun suku bangsa primitif yang dibalikkan ke nilai pepatah di awal film. Sebuah peradaban hancur dari dalam.

***Ada beberapa scene yang berkesan. Penulis terkesan dengan birth in the water-nya. Lalu di bagian escape. Dimana Jaguar Paw harus berlari meski terluka. Pada bagian escape ini sendiri penulis melihat ada pembagian 2 area. Area pertama di wilayah perompak dan area kedua di hutan tempat Jaguar Paw berasal. Dan penulis cenderung menyukai sesi kedua. Sesi dimana Jaguar Paw melakukan revenge di hutannya sendiri. Bagian ini sangat terasa sekali spiritnya dengan bauran scoring yang eksotis.

#ada 1 bagian yang meninggalkan pertanyaan yaitu setelah Jaguar Paw meloncat ke air terjun, pada adegan ini terlihat tidak ada luka di bagian perut padahal sebelumnya terlihat Jaguar tertusuk hingga tembus#

Apocalypto (2006) - 8/10

No comments:

Post a Comment